Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Hamili Anak Kandung, Pria Sidoarjo Divonis Pidana 18 Tahun Penjara
Kamis, 23-01-2020 | 17:58 wib
Oleh : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Sungguh bejat perilaku Muslimin, terdakwa kasus asusila yang nekad mencabuli anaknya sendiri, akhirnya diganjar dengan hukuman pidana, yang sebanding oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo. Terdakwa yang nekad memuaskan nafsu bejatnya kepada anak kandungnya sendiri ini, sesuai amar putusan hakim, akhirnya divonis pidana 18 tahun kurungan penjara.

Tega benar Muslimin, lelaki (39) yang tinggal di Sedati Sidoarjo ini, melakukan perbuatan cabul kepada buah hatinya sendiri. Bahkan dari aksi cabulnya tersebut, si anak Mawar (17) kemudian hamil akibat aksi bejat si bapak.
 
Dikeler untuk terakhir kalinya di kursi pesakitan PN Sidoarjo Kamis sore (23/1) Januari 2020, terdakwa Muslimin nampak hanya bisa tertunduk lesu, saat digelarnya persidangan dengan agenda pembacaan putusan.
 
Dipimpin majelis hakim yang diketuai Eni Sri Rahayu di ruang tirta PN Sidoarjo, sesuai dengan amar putusan majlis hakim, terdakwa dinyatakan bersalah melakukan perbuatan tindak pidana, dengan memaksa melakukan persetubuhan antara orang tua dengan anaknya yang dilakukan secara berkelanjutan. Muslimin divonis pidana 18 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan.
 
Vonis ini terbilang lebih berat dari tuntutan jaksa sebelumnya yang menuntut Muslimin pidana 15 tahun penjara.
 
Menanggapi atas vonis majelis hakim, pihak terdakwa yang telah akui perbuatannya ini, langsung menyatakan terima atas vonis majelis hakim dan siap menjalani hukuman tersebut.
 
Seperti diketahui aksi bejat Muslimin ini telah dilakukan terhadap anak kandungnya sejak tahun 2017 silam. Terdakwa melakukan persetubuhan dengan anak kandungnya, saat istrinya sedang tak ada di rumah. Korban yang berusaha menolak ataupun melawan tak bisa menghindar, karena diancam dan dipukuli oleh pelaku.

Akibat perbuatannya pelaku saat ini harus menghabiskan waktu tuanya dengan menghirup udara di jeruji besi. Terbukti melanggar Pasal 81 Undang-Undang RI Nomer 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.(end)

Berita Terkait


Panggilan Ketiga Tak Digubris, Kapolda Jatim Akan Datangi Putra Kiai Jombang

Modal Rp 2 Ribu, Duda Cabuli Gadis Keterbelakangan Mental

Miris, Remaja 14 Tahun Dicabuli 7 Orang

Sempat Buron, Pelaku Pencabulan Siswi SMK Diringkus Polisi Magetan


Selama 2019, Polres Bondowoso Ungkap 20 Kasus Pencabulan dan Pemerkosaan Anak

Selama 2019, Polisi Ungkap 20 Kasus Pencabulan dan Pemerkosaan Anak

Ikatan Dokter Indonesia Cabang Mojokerto Belum Menentukan Sikap Atas Dugaan Pencabulan

Kasus Pencabulan Dengan Tersangka Teman Dekat Masih Menjadi yang Tertinggi
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber