Berita Terbaru :
Warga Tetap Protes Kendaraan Berat Mengaspal di Jalan Raya Munggut
Longsor, Batu Raksasa Tutup Jalan Raya Ngebel
Tidak Ada Penutupan Jalan, Hanya Dibuat Satu Arus
Bupati Suprawoto Sapa Pasien Covid-19 Yang Sembuh
Tragis, 2 Remaja Bojonegoro Tenggelam Saat Mandi di Sungai
Polisi Bubarkan Aktifitas Pasar Sapi Jember
Diterjang Puting Beliung Puluhan Rumah Rusak Parah
Komunitas Yutuber Mojokerto Berikan Kado dan Dukungan Untuk Tim Medis
Pasien Dalam Pengawasan Covid 19 Asal Jombang Meninggal Dunia
Syarat Pasien Sembuh Covid-19, Pelayanan Medis Harus Bagus
Bondowoso Satu Keluarga Tewas Masuk Septic Tank 20 Meter
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Pemprov Jatim Anggarkan Rp 2,3 Triliun Untuk Penanganan Covid19
Polisi dan Bonek Sterilisasi dan Bagi Nasi Untuk Ojol
Diduga Korsleting Listrik Ruko Dalam Pasar Ludoyo Terbakar
   

Malam Imlek, Umat Tri Dharma Gelar Ritual Doa dan Sembahyang Bersama
Pantura  Sabtu, 25-01-2020 | 12:00 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Pergantian tahun baru China, di Klenteng Kwan Sing Bio, Kabupaten Tuban, berlangsung sederhana. Perayaan dilakukan dengan menggelar ritual doa dan sembahyang bersama. Prosesi ritual di ikuti puluhan umat tri dharma, dari wilayah kabupaten setempat.

Pergantian tahun baru China, diperingati para umat tri dharma di seluruh dunia. Termasuk di tempat ibadah tri dharma Klenteng Kwan Sing Bio, Kabupaten Tuban. Di Klenteng terbesar se Asia Tenggara ini, suasana pergantian tahun baru China Jumat (25/1) malam, nampak lengang.

Peringatan tahun baru Imlek di tempat ibadah umat tri dharma ini digelar secara sederhana. Para umat tri dharma hanya memperingatinya dengan melakukan ritual suci, yakni sembahyang dan doa bersama. Ritual yang diikuti puluhan jamaah dari wilayah tuban ini berlangsung khusyuk.

Sembahyang dibagi dalam 3 tahap, pertama menghadap kepada tian atau tuhan yang maha esa dengan tujuan agar mendapatkan berkah dan keselamatan.

Kedua, ditujukan kepada kong co kwan sing tee koen, dewa bagi umat tri dharma di klenteng setempat. Dan yang ketiga, ritual sembahyang di altar tri nabi, yang ditujukan kepada tiga dewa, masing-masing dewa umat Budha, umat Tao, dan umat Kong Hu Chu.

Gunawan Putra Wirawan, Ketua Klenteng Kwan Sing Bio Tuban, menjelaskan, hari raya imlek ke 2571 tahun ini, dibawah naungan tikus logam. Yang mana, umat tri dharma percaya usaha dibidang pertanian akan kurang baik. "Namun untuk perdagangan akan maju, pengurus klentheng berharap pada tahun baru Imlek ini, bangsa Indonesia menjadi lebih makmur, maju dan aman," kata Gunawan Putra Wirawan.

Sementara acara puncak Imlek  yaitu pai cia, yang artinya saling memberikan ucapan selamat Imlek kepada seluruh umat. Selain itu, umat juga sembahyang di rumah masing-masing. (yos)

Berita Terkait

Cap Goh Meh, Menjadi Ajang Menjaga Kerukunan dan Toleransi

Tahun Tikus Logam, Ini Arah Fengsui untuk Keberuntungan

Libur Imlek Bongkar Muat di Pelabuhan Rakyat Gresik Sepi

Imlek, Tradisi Unjung - Unjung di Kampung Pecinan Kapasan Dalam
Berita Terpopuler
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Metropolis  4 jam

Kata Pasien COVID-19, Virus Corona Bukan Soal Penyakit Saja
Covid-19  9 jam

Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
Hukum  16 jam

Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat
Peristiwa  15 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber