Berita Terbaru :
Pandemi Ini Juga Bawa Berkah untuk Dona
Tarif Materai Kini Rp 10.000
MA Pangkas Hukuman Terpidana Korupsi Anas Urbaningrum
Pasca KK Dijadikan Bungkus Tempe, Disdukcapil Buat Tim Khusus
   

Serangan Tikus di Sekitar Jalan Tol Semakin Parah
Mataraman  Minggu, 26-01-2020 | 00:11 wib
Reporter : Herpin Pranoto
Ngawi pojokpitu.com, Serangan hama tikus di areal pertanian sekitar jalan tol trans jawa semakin parah. Binatang pengerat tersebut tak hanya menyerang tanaman padi, tetapi juga menyerang tanaman cabai. Dampaknya, banyak petani mengalami kerugian.

Salah satunya di Desa Gemarang Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi. Banyak tanaman padi rusak akibat serangan hama tikus, yang sebagian bersarang di area jalan tol trans jawa. 

Selain tanaman padi, hama tikus juga menyerang tanaman cabai tampar siap panen milik Mulyono. Binatang pengerat tersebut, merusak buah  cabai siap panen. Selain tikus, banyak buah juga diserang larva lalat buah, sehingga busuk.

Kombinasi serangan hama tikus dan lalat buah, membuat hasil panen cabai tampar berkurang. "Dari lahan seperempat hektar, biasanya dihasilkan sekitar 2 kuintal buah cabai, dengan  proses panen dilakukan 4 hari sekali. Sekarang , hasil sekali panen, hanya sekitar 1 kuintal saja," kata Suryani.
 
Dari sekitar 1000 hektar, areal pertanian di desa gemarang, serangan hama tikus telah merusak berbagai tanaman, dengan luas mencapai ratusan hektar. Dari 8 dusun, 5 dusun terjadi serangan hama tikus. Sunarni, Kepala Desa Gemarang, mengatakan, sudah melakukan berbagai upaya pencegahan dan pemberantasan hama tikus, namun hasilnya belum optimal. 

Serangan hama tikus di Kabupaten Ngawi, tak hanya terjadi di sekitar jalan tol trans jawa tetapi menyebar di berbagai wilayah. Belum diketahui penyebab berlebihnya populasi hama tikus, sehingga tingkat serangannya sulit dikendalikan. (yos)





Berita Terkait

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah

Antisipasi Serangan Hama Tikus Petani Nekat Pasang Setrum Listrik Walaupun Berbahaya

Basmi Hama Tikus, Petani Ngawi Gunakan Burung Hantu

Cegah Serangan Tikus, Petani Pagari Sawah dengan Galvalum
Berita Terpopuler
MA Pangkas Hukuman Terpidana Korupsi Anas Urbaningrum
Hukum  3 jam

Pasca KK Dijadikan Bungkus Tempe, Disdukcapil Buat Tim Khusus
Peristiwa  4 jam

Tarif Materai Kini Rp 10.000
Ekonomi Dan Bisnis  2 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber