Berita Terbaru :
Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Tim Gugus Tugas Covid 19 Ponorogo Sudah Lakukan 2000 Rapid Tes
Bupati Intruksikan Tegas Lakukan Pembubaran Tempat Berkumpulnya Warga
KPU Butuh Tambahan Anggaran Rp 9 Miliar Untuk Penerapan Protokol Kesehatan
Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Harga Empon-Empon Anjlok di Pasar Tradisional
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
   

Unik, Pasutri Tekuni Menjahit Kostum Wayang Potehi
Pantura  Minggu, 26-01-2020 | 04:13 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Pekerjaan pasangan suami istri di Jombang ini memang sedikit langka. Sejak puluhan tahun silam mereka menekuni profesi sebagai penjahit kostum wayang potehi. Tahun baru imlek inipun pesanan kostum mungil bermotif Tiongkok ini meningkat untuk kebutuhan panggung hiburan.

Di kios sederhana di Desa Kauman Kecamatan Ngoro Jombang inilah pasangan Alfan (56) dan Aslikah (46) menekuni profesinya sebagai penjahit kostum wayang potehi. Untuk menyelesaikan pesanan kostum di tahun baru Imlek ini Aslikah terus membuat sketsa kostum sesuai pesanan. Sketsa ini dipakai sebelum diobras dan dijahit.
 
Kain yang sudah digambar sesuai pesanan langsung diobras. Tangan perempuan ini menggerakan jarum mesin obras sesuai sketsa  yang sudah dibuatnya. Sementara sang suami Alfan menyelesaikan jahit untuk pelengkap seperti bagian tangan dan aksesoris lainnya.
 
Aslikah mengaku sudah menekuni usaha jahit kostum kesenian asal Tiongkok ini sejak 2011. Awalnya, dia sempat ragu saat pertama kali ditawari kerjaan ini namun setelah di coba akhirnya dia menyukainya. Setiap hari bersama suaminya dia bisa menyelesaikan satu hingga dua kostum.
 
Kostum apakah yang tersulit, Aslikah mengaku kostum jendral yang paling sulit dikerjakan. Karena harus menggunakan kain khusus dan jahit timbul. Untuk ongkos biasanya paling mudah dihargai Rp 50 ribu dan paling mahal bisa mencapai Rp 100 ribu.

Di tahun baru Imlek ini, Aslikah mengaku memang ada peningkatan pemesanan namun karena tenaga yang dimilikinya terbatas, maka dia kerjakan sesuai kemampuannya.(end)






Berita Terkait

Unik, Pasutri Tekuni Menjahit Kostum Wayang Potehi
Berita Terpopuler
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
Malang Raya  7 jam

Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Malang Raya  5 jam

Tim Gugus Tugas Covid 19 Ponorogo Sudah Lakukan 2000 Rapid Tes
Kesehatan  2 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber