Berita Terbaru :
Dokter Bagi Masker dan Edukasi Sejumlah Kepala Kampung
Jatim Akan Gandeng Bank Himbara Untuk Salurkan Bantuan
Siswa Mtsn Gelar Istighotsah Online, Berharap Wabah Corona Segera Sirna
Siswa SMK Jember Ciptakan Tempat Cuci Tangan Otomatis Dari Barang Bekas
ITTS Buat Robot Servis Isolasi Room Untuk Gantikan Tim Medis
Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 4,2 Miliyar
Polda Jatim Gelar Video Conference Evaluasi Penanganan Percepatan Covid 19
PPDB Jalur Prestasi Gunakan Nilai Rapor dan Indeks Sekolah
Dinilai Tak Siap, Tim Pansus Tunda Rapat Dengan Tim Satgas Covid-19
Gedung SMP Jadi Tempat Karantina, Total 109 Pemudik Dikarantina
Jelang Rahmadan Terminal Purabaya Mengalami Penurunan Penumpang Hingga 75 Persen
UTBK SBMPTN Mundur
Pencari Kerang Terpeleset dan Terseret Arus, Ditemukan Tak Bernyawa
Satu Pasien PDP Meninggal Dunia
Tuban Zona Merah, Dua Perawat Puskesmas Positif Covid-19
   

Pasutri Edarkan Uang Palsu, Target Toko Kecil
Mataraman  Selasa, 28-01-2020 | 00:15 wib
Reporter : M. Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Bagi anda pemilik toko kecil atau di pedagang di Pasar Tradisional, baiknya berhati-hati saat ada pembeli, karena bisa jadi target peredaran uang palsu. Seperti yang diungkap Polres Magetan. Pasangan suami istri menjadi pengedar uang palsu, dengan target toko kecil atau pasar tradisional.

Satuan Reserse Kriminal Polres Magetan, berhasil mengungkap kasus peredaran uang palsu. Dua tersangka berhasil diamankan, mereka adalah Mispandi (48) dan Dewi Derita (46) pasangan suami istri asal Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun.

AKBP Festo Ari Permana, Kapolres Magetan, menjelaskan, mereka beraksi dengan membelanjakan uang palsu di toko kecil atau pasar tradisional, seperti Desa Banyudono Kecamatan Ngariboyo Magetan dan Pasar Sayur Magetan.  "Untuk melancarkan aksinya, biasanya mereka belanja pada pagi hari dan malam hari sehingga penjual tidak teliti terhadap uang yang dibelanjakan," kata AKBP Festo Ari Permana.

Selanjutnya, hasil belanjanya seperti rokok,  atau sayur-sayuran, mereka jual kembali untuk mendapatkan uang asli. "Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa 46 lembar uang kertas pecahan Rp 100 ribu yang diduga palsu, juga uang palsu yang disita dari korban dan 1 unit mobil daihatsu ayla milik tersangka," kata AKBP Festo Ari Permana, Kapolres Magetan.

Kepada petugas, mereka mengaku, uang tersebut dibeli dari seseorang, dengan harga, 1 lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu, seharga Rp 10 ribu.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 36 ayat 2 undang-undang RI nomer 7 tahun 2011, tentang mata uang, dengan hukuman 15 tahun penjara. (yos)

Berita Terkait

Gawat, Uang Palsu Mulai Beredar di Kota Bangkalan

Pasutri Edarkan Uang Palsu, Target Toko Kecil

Jaringan Uang Palsu Antar Propinsi Dibekuk Polres Jember

Guru Spiritual Mengaku Bisa Gandakan Uang Diamankan Polisi
Berita Terpopuler
Video Call Kondisi Pasien Positif Covid 19 Terus Membaik
Peristiwa  6 jam

Jelang Puasa dan Dampak Corona, Harga Daging Naik
Ekonomi Dan Bisnis  18 jam

Aplikasi Ini Tawarkan Gratis Kuota Selama di Rumah Saja
Teknologi  23 jam

Tebing Sungai Longsor Setiap Hujan Datang, Warga Kian Resah
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber