Berita Terbaru :
Tidak Ada Penutupan Jalan, Hanya Dibuat Satu Arus
Bupati Suprawoto Sapa Pasien Covid-19 Yang Sembuh
Tragis, 2 Remaja Bojonegoro Tenggelam Saat Mandi di Sungai
Polisi Bubarkan Aktifitas Pasar Sapi Jember
Diterjang Puting Beliung Puluhan Rumah Rusak Parah
Komunitas Yutuber Mojokerto Berikan Kado dan Dukungan Untuk Tim Medis
Pasien Dalam Pengawasan Covid 19 Asal Jombang Meninggal Dunia
Syarat Pasien Sembuh Covid-19, Pelayanan Medis Harus Bagus
Bondowoso Satu Keluarga Tewas Masuk Septic Tank 20 Meter
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Pemprov Jatim Anggarkan Rp 2,3 Triliun Untuk Penanganan Covid19
Polisi dan Bonek Sterilisasi dan Bagi Nasi Untuk Ojol
Diduga Korsleting Listrik Ruko Dalam Pasar Ludoyo Terbakar
Sebuah Rumah di Ketintang Ambruk, Dua Penghuni Tewas
Benarkah Virus Corona Bisa Menular Lewat Donor Darah?
   

Gawat, Uang Palsu Mulai Beredar di Kota Bangkalan
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 28-01-2020 | 18:09 wib
Reporter : Moch Sahid
Bangkalan pojokpitu.com, Tergiur dengan keuntungan yang akan diperolehnya, S perempuan asal Bangkalan nekad mengedarkan dan membelanjakan uang palsu di beberapa pasar dan tempat belanja lainnya di Bangkalan. Dari uang Rp 1 juta asli yang ditukarkan kepada MS akan mendapatkan uang palsu sebesar Rp 3 juta.

M (42) asal Bangkalan dan S (44) asal Bangkalan adalah komplotan yang berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Geger Polres Bangkalan karena nekad mengedarkan dan membelanjakan uang palsu di beberapa pasar tradisional dan
beberapa tempat belanja lainnya di Bangkalan.

Dalam setiap aksinya, S yang berprofesi sebagai pedagang ini, selalu menyelipkan lembaran uang palsu di beberapa uang asli untuk menghindari kecurigaan para mangsanya, dan mayoritas sasarannya para pedagang yang tidak memiliki alat pendeteksi uang.

Berdasarkan pengakuannya kepada penyidik, dari Rp 1 juta uang asli yang ditukarkan kepada MS mendapatkan uang palsu sebesar Rp 3 juta, sedangkan M sendiri mendapatkan uang palsu tersebut dari MA (DPO). Dalam setiap transaksi Rp 1 juta uang palsu yang berhasil dijualnya, M akan mendapatkan komisi sebesar Rp 100 ribu uang asli.

Kasubag Humas Polres Bangkalan AKP M Bahrudi menjelaskan, awalnya, S mendapatkan Rp 500 ribu uang palsu pecahan 100 secara cuma-cuma dari M, kemudian selanjutnya dari setiap transaksi Rp 1 juta uang asli, S memperoleh uang palsu sebesar Rp 3 juta dalam pecahan 100.

Dari tangan tersangka S, petugas mendapatkan barang bukti 1 lembar diduga uang palsu dalam pecahan 100 dan sisa kembalian hasil mengedarkan uang palsu sebesar Rp 180 ribu uang asli. Atas perbuatannya kedua tersangka diancam pasal 36 ayat 2 JO
pasal 26 ayat 2 SUBS pasal 36 ayat 3 JO pasal 26 ayat 3 UU RI no 7 tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.(end)

Berita Terkait

Gawat, Uang Palsu Mulai Beredar di Kota Bangkalan

Pasutri Edarkan Uang Palsu, Target Toko Kecil

Jaringan Uang Palsu Antar Propinsi Dibekuk Polres Jember

Guru Spiritual Mengaku Bisa Gandakan Uang Diamankan Polisi
Berita Terpopuler
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Metropolis  4 jam

Kata Pasien COVID-19, Virus Corona Bukan Soal Penyakit Saja
Covid-19  8 jam

Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
Hukum  16 jam

Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat
Peristiwa  14 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber