Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Jumlah Orang Asing Masuk Jatim Lebih Tinggi Dibandingkan yang Keluar
Rabu, 29-01-2020 | 22:23 wib
Oleh : Usrox Indra
Sidoarjo pojokpitu.com, Jumlah Warga Negara Asing (WNA) yang masuk wilayah Jawa Timur, melalui Bandara Internasional Juanda di Kabupaten Sidoarjo, lebih tinggi dibandingkan jumlah wna yang keluar.

Untuk itu pihak Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Surabaya, akan terus meningkatkan pengawasan terhadap orang asing ini.
 
Pada tahun 2019 lalu jumlah wna masuk wilayah Jatim melalui Bandara Juanda, mencapai 233.404 orang. Sementara data WNA keluar melalui Bandara Juanda, sebanyak 196. 941 orang.
 
Barlian, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Surabaya, menjelaskan,  dari data sepanjang tahun 2019 kemarin  tercatat ada 144 WNA melakukan pelanggaran.  "Orang asing yang melakukan pelanggaran tersebut, di antaranya 55 orang dari China, 18 dari Malaysia dan 9 dari Thailand," kata Barlian.
 
Diantara 144 WNA melanggar, sebanyak 117 orang terpaksa dideportasi ke negaranya. Selain itu ada 11 WNA yang harus membayar denda.
 
Terkait banyaknya WNA masuk wilayah jatim melalui bandara juanda, pihak Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Surabaya, akan terus melakukan pengawasan.

Orang asing dipersilakan datang ke wilayah Jatim, namun juga harus mentaati peraturan yang sudah ditetapkan. (yos)

Berita Terkait


Jumlah Orang Asing Masuk Jatim Lebih Tinggi Dibandingkan yang Keluar

Tim Pora Temukan Ratusan WNA di PT Semen Imasco Asiatic

Diduga Razia Bocor, Petugas Hanya Menemukan Satu Wna Tiongkok Berdokumen Lengkap

Imigrasi Kediri Tingkatkan Pengawasan WNA


Pihak RSUD Dr. Soetomo Bantah WNA Asal China Terindikasi Corona

Polisi Gelar Rekontruksi Pembunuhan Dengan Pelaku Warga WNA

Sopir Asma Kumat, Mobil Berpenumpang Tiga WNA Tabrak Pagar Bulog

Seorang WNA Asal India Ditangkap Tim Gabungan Bea Cukai Juanda
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber