Berita Terbaru :
Salah Satu Korban Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
Jumlah Kasus Positif Virus Corona Covid-19 Terus Meningkat
Batasi Penyebaran Covid-19, Perbatasan Jalan Pondok Candra Ditutup
Penumpang Tewas Mendadak di Dalam Bus, Petugas Evakuasi Sesuai SOP Corona
Dua Pasien PDP Covid 19 di Kabupaten Sidoarjo Meninggal Dunia
Sembuh dari Virus Corona, Andrea Dian: Puji Tuhan
Masya Allah, Karangan Bunga Daeng Beta Seratusan. Iki Tanda Khofifah Wong Gedhe
Lawan Covid-19, Komunitas Exodus Bagikan APD ke Puskesmas dan Ojol
Lawan Covid 19, Warga Perumahan di Mojokerto Bersama Berjemur Badan
Dampak Corona, Travel Umroh Dan Haji Alami Penurunan Omzet 75 Persen
Menyantap Gurihnya Lontong Pedal Khas Bojonegoro
Antisipasi Penyebaran Virus Covid 19, Muspika dan Pemdes Bagi Masker
Dirumahkan, Karyawan Homestay Produksi Masker
Selangkah Lagi Pasangan OK Kantongi Rekom Partai Golkar
Akibat Masker Mulai Langka, Warga Binaan Rutan Trenggalek Produksi Masker Sendiri
   

Ular Kontes Berharga Jutaan Rupiah
Rehat  Jum'at, 31-01-2020 | 16:40 wib
Reporter : Edwin Adji
Pacitan pojokpitu.com, Sebagian masyarakat menganggap bahwa ular sebagai ancaman, karena sebagain dari spesiesnya memiliki bisa racun yang mematikan.

Namun hal tersebut tak berlaku bagi bima nursalam warga Pacitan ini. Menurutnya memelihara ular berbisa tak sekedar menjadi hobi, namun bisadi jadikan bisnis yang menguntungkan.

Salah satunya adalah Bima Nursalam, warga asal Dusun Ndruju,Desa Kecamatan Donorojo Pacitan Jawa Timur. Pemuda berusia 25 tahun tersebut, menggandrungi ular sebagai binatang peliharaan sejak tahun 2009 lalu.

Menurutnya memelihara ular terbilang gampang-gampang susah. Karena ular yang ia pelihara bukan hanya ular lokal saja seperti jenis piton,melainkan  berbagai spesies ular dari negara asing.

Ular yang dirinya pelihara saat ini antara lain adalah,ular bandotan pohon. Dengan nama ilmiah trimeresuru puniceus, ular tersebut berada dalam deretan ular berbisa mematikan  yang wilayah endemiknya meliputi asia tenggara.

Selain itu, ular jenis viper hingga ular pipe snake yang tergolong ular langka karena beberpa orang menyebut ular berkepala dua, hal ini karena  bentuk kepala dan pangkal ekornya yang tak terbedakan. Selain itu, ular yang ia pelihara tersebut kerap menjuarai kontes di berbagai wilayah.

Untuk masalah pejualan biasanya Bima menggunakan jual beli onlie. Bahkan beberapa dari spesies ular yang ia pelihara tersebut, kerap ditawar oleh sejumlah kolektor dengan harga yang fantastis. Seperti ular pipe snake ini,yang  sudah ditawar seharga Rp 35 juta rupiah per ekor.

Menurut Bima, kini memelihara ular tak sekedar hobi biasa,namun bisa menjadi bisnis yang menguntungkan. Dimana omset yang ia peroleh bisa mencapai puluhan juta rupiah setiap bulannya. (yos)

Berita Terkait

Cegah Penularan Covid - 19, Walikota Larang ASN Mudik Lebaran

Prof Purnawan Sebut 3 Sumber Penularan Corona, Jangan Remehkan!

Penangkapan Ular Piton di Perhutani Berlangsung Dramatis

Penangkapan Ular Piton di Rumah Warga Berlangsung Dramatis
Berita Terpopuler
Lawan Covid-19, Komunitas Exodus Bagikan APD ke Puskesmas dan Ojol
Metropolis  8 jam

Masya Allah, Karangan Bunga Daeng Beta Seratusan. Iki Tanda Khofifah Wong Gedhe
Opini  6 jam

Keterlaluan, Bisnis Ganja di Tengah Wabah Corona
Hukum  18 jam

Dua Pasien PDP Covid 19 di Kabupaten Sidoarjo Meninggal Dunia
Metropolis  1 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber