Berita Terbaru :
Tebing Sungai Longsor Setiap Hujan Datang, Warga Kian Resah
Terhambat Status Keadaan Darurat, DPRD Tunda Sidang Pembahasan LPKJ
Hadang Penyebaran Covid 19 Warga Berlakukan Satu Pintu Masuk
Pandemi Covid-19, Gebyar Labuhan Sarangan Ditiadakan
Info Terbaru, Indonesia Datangkan 20 Alat PCR Dari Swiss
Penipuan Masker Melalui Online Senilai Rp 250 Juta, Begini Modusnya
Gubernur Berharap Wabah Covid 19 Segera Berakhir
Begini Pengakuan Pasien Sembuh Corona, Resepnya Makan Banyak
Tentang Meningitis, Penyakit yang Membuat Glenn Fredly Meninggal
Tuhan, Jagain Mas Glenn ya, Aku Sayang Banget Sama Dia
KAI Daop 7 Wajibkan Penumpang Gunakan Masker
Dishub Pamekasan Cek Penumpang Kendaraan Pribadi di Terminal Barang
Polres Malang Pasok Darah Untuk Kebutuhan PMI
Pelajar SMK Bikin Ribuan Masker, Kemudian Dibagikan Gratis
Jelang Puasa dan Dampak Corona, Harga Daging Naik
   

Cegah Virus Corona, Dinkes Jombang Galakan Aksi Cuci Tangan
Peristiwa  Sabtu, 01-02-2020 | 10:21 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Dinas kesehatan berharap dengan pola hidup sehat bisa menjauhkan anak anak dari peyebaran virus Corona. Foto Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Penetapan status darurat global penyebaran virus Corona oleh WHO membuat seluruh elemen masyarakat menjadi waspada. Di Jombang, sejumlah siswa taman kanak kanak diajarkan dan dibiasakan melakukan gerakan cuci tangan setelah main dan sebelum makan.

Seperti yang dilakukan di TK Bina Anaprasa yang ada di Desa Candimulyo Kecamatan Jombang Kota. Seorang petugas dari Puseksmas Jelakombo memberikan contoh gerakan cuci tangan yang benar.

Puluhan siswa taman kanak kanak ini menirukan seluruh gerakan petugas agar terhindar dari penyebaran berbagai virus. Apalagi penyebaran virus ini sudah terjadi di sejumlah negara tetangga.

Meihendra petugas dari Puskesmas Jelakombo mengatakan gerakan cuci tangan ini sudah dilakukan di puluhan sekolah. Kampanye ini di maksudkan untuk menghindarkan anak  dari penularan virus dan bakteri. Termasuk virus yang saat ini menjadi perhatian dunia internasional.

Sementara Sri Indayani kepala TK Bina Anaprasa mengakui gerakan ini bisa membangun karakter anak untuk menjalani pola hidup sehat. Anak diwajibkan untuk cuci tangan setelah bermain dan mau makan di sekolah.

Penyebaran virus Corona dari  Wuhan Tiongkok begitu cepat  membuat sejumlah negara melakukan kewaspadaan dini. Meskipun di Indonesia belum ditemukan kasus namun kewaspdaan ini terus di lakukan agar virus tidak menyebar. (pul)

Berita Terkait

Youtuber Mojokerto Berikan Bunga dan Masker untuk Tim Medis yang Berjuang Melawan Virus Corona

Sudah Lebih dari Sejuta Orang di Dunia Terjangkiti Virus Corona

DAMRI Batasi Operasional Bus Cegah Penyebaran Virus

Antisipasi Virus Corona, 49 Narapidana Pulang Bebas Lebih Cepat
Berita Terpopuler
Jelang Puasa dan Dampak Corona, Harga Daging Naik
Ekonomi Dan Bisnis  8 jam

Aplikasi Ini Tawarkan Gratis Kuota Selama di Rumah Saja
Teknologi  13 jam

FK Unair Sumbang Washable Hazmat ke RSUD dr Soetomo
Metropolis  9 jam

Tebing Sungai Longsor Setiap Hujan Datang, Warga Kian Resah
Peristiwa  6 menit



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber