Berita Terbaru :
Warga Protes Dugaan Penggelapan Uang Iuran Makam
Seorang Pelajar Ditangkap Usai Beli Narkoba
Penggunaan Bilik Sterilisasi Tidak Efektif
Jalani Perawatan di Rumah Sakit PDP, Seorang Pegawai Kemenag Kota Mojokerto Meninggal Dunia
Suami Jual Isteri Untuk Layanan Seks Threesome Bertarif Rp 2 Juta
Pemkot Surabaya Dapat Bantuan APD dan Bilik Aseptik Dari Ubaya
Hadang Penyebaran Covid-19 di Perbatasan, Petugas Screening Pengendara
Akibat Virus Corona, PMI Jember Kekurangan Stok Darah
Sidang Kasus Aset Pemkot Malang Digelar Melalui Online
RSJ Lawang Siapkan Ruang Isolasi Bagi ODP Pasien ODGJ
Remisi Corona, 26 Narapidana Lapas Mojokerto Bebas Bersyarat
DAMRI Batasi Operasional Bus Cegah Penyebaran Virus
Antisipasi Virus Corona, 49 Narapidana Pulang Bebas Lebih Cepat
Cegah Virus Corona, 777 Napi di Jatim Dibebaskan
Politisi Senior KH Masykur Hasyim Tutup Usia
   

Tuntut Penertiban Sepur Kelinci, Puluhan Sopir Angkot Berunjukrasa di Pendopo
Mataraman  Selasa, 04-02-2020 | 13:46 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Puluhan angkutan desa di Jombang, menggelar aksi unjukrasa di depan Pendopo Kabupaten. Mereka menuntut aparat pemerintah segera menertibkan sepur kelinci yang membuat penghasilan mereka berkurang. Para sopir ini mengancam akan menurunkan penumpang sepur kelinci jika masih beroperasi di jalan raya.

Aksi puluhan pengemudi angkutan desa ini dilakukan di depan Pendopo Kabupaten Jombang Selasa (4/2) pagi. Dengan membawa poster tuntutan mereka menggelar orasi secara bergantian, di depan Pendopo petugas kepolisian melakukan penjagaan ketat hingga pengunjukrasa hanya tertahan di pintu gerbang.

Aksi sopir ini menuntut agar petugas menindak sepur kelinci yang beroperasi di jalan raya. Pasalnya angkutan tersebut tidak memiliki ijin resmi dan merebut penumpang pengemudi angkot hingga mengurangi pemasukannya.

Apalagi secara kelayakan berkendara mereka menganggap tidak sesuai aturan. Dalam aksi ini sopir angkot memarkir seluruh kendaraannya di depan Pendopo sebagai bentuk protes.

Ali Bawan, salah satu sopir mengancam akan menurunkan  penumpang sepur kelinci jika petugas tidak melakukan tindakan penertiban. Usai diturunkan pengunjukrasa akan mengiring dan menyerahkan sepur kelinci yang berjalan di jalan raya ke kantor polisi terdekat.

Hartono, kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, mengakui, tidak memiliki wewenang untuk melakukan penindakan dan penilangan. Penindakan adalah wewenang petugas kepolisian. "Namun demikian, kita akan segera berkordinasi dengan instansi terkait untuk menyelesaikan persoalan tersebut agar tidak sampai terjadi benturan di masyarakat," jelas Hartono.

Setelah melakukan dialog dengan wakil Bupati Jombang masa aksi membubarkan diri. Mereka berjanji, jika dalam waktu yang dijanjikan tidak ada penyelesaikan dari aparat pemerintahan sopir akan kembali menggelar aksi. (yos)

Berita Terkait

Tuntut Penertiban Sepur Kelinci, Puluhan Sopir Angkot Berunjukrasa di Pendopo

Ratusan Dum Truk Tutup Akses Jalan Depan Kantor Bupati Banyuwangi

Puluhan Supir Angkot Tolak Penggusuran Sub Terminal Tidar

Supir Angkot Demo, Ratusan Penumpang Terlantar
Berita Terpopuler
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Metropolis  6 jam

5,9 Juta Pelanggan Listrik di Jawa Timur Akan Dapatkan Keringanan Pembayaran
Metropolis  10 jam

Physical Distancing Tutup Jalur Penarukan-Malang Guna Memutus Rantai Penyebaran ...selanjutnya
Malang Raya  6 jam

Pendapatan Makin Menurun, Tukang Becak Makin Terdesak Kebutuhan Hidup
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan

Gencar Tracking, Pasca Dipastikan Positif Covid 19 di Kecamatan Geger
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber