Berita Terbaru :
Warga ODP Meninggal Pemakaman Sesuai Protokol Covid 19
Keluarga PDP Meninggal Dunia di Tuban Negatif Covid-19
Bupati dan Forkopinda Bagi - Bagi Masker dan Sembako
Tunda Mudik Atau Diisolasi 14 Hari
RSUD Tongas Khusus Untuk Pasien Covid 19 Resmi Bisa Digunakan
Gedung DPRD Jatim Diusulkan Menjadi Rumah Sakit Darurat Khusus Pasien Covid-19
Pembagian Makan Gratis Abaikan Physical Distancing
Polisi Bubarkan Sabung Ayam dan Keramaian Warga
Kesal Tak Dibelikan, Dua Gadis di Pasuruan Nekad Mencuri Motor
Gara-Gara Uang 10 Juta, Pengacara Diadili
Petugas Amankan, Puluhan Remaja yang Bandel Ditengah Wabah Corona
Pelatihan di Surabaya, Petugas Medis Positif Covid-19
Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Ditlantas Polda Jatim Laksanakan Ops Keselamatn Semeru Gantikan Ops Simpati
Kasus Positif Covid 19 di Jatim Menjadi 189 Orang
   

Siswa Juara Nasional Fisika ini Dari Keluarga Kurang Mampu
Sosok  Kamis, 06-02-2020 | 01:19 wib
Reporter : Wildan Lipu Prasasti
Sumenep pojokpitu.com, Pemberian bantuan kepada siswa berprestasi namun dari keluarga kurang mampu, terus dilakukan Pemkab Sumenep. Salah satunya dengan memberi bantuan seorang siswa usai menjuarai olimpiade fisika nasional.

Apresiasi langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, setelah mendengar salah satu siswa SMA atas nama Akbar Maulana berhasil mendapatkan juara 1, bidang studi Fisika SMA, pada ajang olimpiade nasional primagama "primagama mencari juara" di Yogyakarta, pada beberapa waktu lalu.

Siswa berprestasi asal Desa Pamolokan, Kecamatan Kota, Sumenep, yang duduk dibangku kelas XII di SMA 1 Sumenep ini, tergolong dalam ekonomi keluarga yang kurang mampu. Dalam proses belajarnya secara otodidak, tidak seperti siswa yang ekonomi keluarganya mampu yang bisa mengikuti bimbingan belajar.

"Bantuan yang diberikan merupakan salah satu bentuk dukungan serta apresiasi, terhadap generasi berprestasi, serta dukungan secara moral atau material yang sangat diperlukan," kata Achmad Fauzi.

Sementara itu, Akbar Maulana mengaku menyambut baik keperdulian pemerintah. Dirinya menceritakan dalam mengikuti olimpiade, murni dari hasil belajar otodidak yang memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada di sekolah. Tanpa mengikuti bimbingan belajar seperti siswa mampu lainnya.

Perlu diketahui, Akbar Maulana merupakan anak ketiga dari 4 bersaudara, hidup bersama ibu dan adiknya, ditampung Kepala Desa Pamolokan. sementara bapaknya sudah lama meninggal dunia. 

Saat ini, kondisi ibu juga sering sakit-sakitan. Bahkan sang ibu harus dibantu 2 tongkat untuk berjalan. Meski dalam keterbatasan, Akbar mengaku tetap semangat, untuk terus meraih cita-cita agar bisa membanggakan ibunya menjadi orang sukses. (pul)

Berita Terkait

Siswa Juara Nasional Fisika ini Dari Keluarga Kurang Mampu

Kejuaraan Voli Antar Pelajar se-Jatim Berakhir, Tim Tuan Rumah Hanya Sabet Juara 4

75 Sekolah Tingkat SMA/SMK dan SMP se-Jatim Ikuti Kejuaraan Bola Voli

Unggulan Utama Tumbang di Tangan Ganda Putra Indonesia
Berita Terpopuler
Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Peristiwa  16 jam

Tunda Mudik Atau Diisolasi 14 Hari
Peristiwa  4 jam

Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Metropolis  7 jam

Wabup: Proyek Jembatan Gempol Jadi Catatan Buruk Dinas PUPR dan Rekanan
Sorot  11 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber