Berita Terbaru :
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Balik Kanan
Arema Usulkan Liga 1 Berlanjut di Era New Normal
Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
   

Gelar Demo, Ribuan Petani Tambak Ajak Ketua DPRD Long March
Pantura  Kamis, 06-02-2020 | 14:15 wib
Reporter : Zulkifli Zakaria dan Ahmad Zainuri
Dalam aksi demo yang ditemui Bupati Fadeli, pihak pemerintah daerah berjanji akan mengusahakan permintaan dari para petani tambak. Foto: Zulkifli Zakaria
Lamongan pojokpitu.com, Ribuan petani dari 8 kecamatan di Kabupaten Lamongan Kamis (6/2) siang menggelar aksi demo menolak peratuaran Menteri Pertanian Nomor 1 tahun 2020.

Para pendemo meminta  pihak pemerintah pusat melalui perwakilan rakyat dan Pemkab Lamongan, untuk mencabut peraturan Menteri Pertanian nomor 1 tahun 2020  tentang pencabuatan subsidi bagi petani tambak. Aksi di depan gedung DPRD sempat memanas, karena ada 2 pendemo yang masuk ke kantor untuk menjemput langsung ketua DPRD sambil membawa spanduk.

Beruntung petugas keamanan dari Satpol PP dan pihak kepolisian ini berhasil mengamankan kedua orang pendemo tersebut.Dalam aksi di depan gedung dewan yang ditemui langsung oleh Abdul Ghofur ketua DPRD ini, para pendemo meminta kepada ketua DPRD untuk ikut berjalan kaki menuju ke kantor pemkab bersama dengan para pendemo.

Setelah sampai di kantor Pemkab Lamongan, para pendemo sempat berorasi sebentar.Beberapa perwakilan dari 8 kecamatan ini masuk untuk ikut melakukan audensi dengan Fadeli Bupati Lamongan, Abdul Ghofur Ketua DPRD, AKBP Harun Kapolres Lamongan dan Rujito Kepala Dinas Pertanian.

Menurut, Yusuf Fadil Korlap Aksi, para petambak ikan meminta kepada pihak pemerintah untuk segera mencabut peraturan Menteri Pertanian Nomor 1 tahun 2020 yang mana hal itu sangat merugikan para petambak ikan. Jika hal itu tidak di cabut, maka para petambak ikan akan melakukan aksi yang lebih besar ke Jakarta.

Sementara itu, menurut Fadeli Bupati Lamongan, bahwa apa yang telah dilakukan oleh para petambak ikan, wajar karena itu pihak Pemerintah Kabupaten Lamongan akan mengusahakan apa ayng menjadi tuntutan dari para petani tambak ini.

Aksi demo yang dilakukan oleh para petani ikan di Lamongan ini, terkiat adanya peratuaran Menteri Pertanian Nomor 1 tahun 2020 yang mana pemerintah mencabut subsidi pupuk bagi para petani tambak. Hal inilah yang memicu aksi demo ini. Karena selama ini para petambak di 8 kecamatan Lamongan, merupakan salah satu daerah penghasil ikan terbesar di Jawa Timur.

Ketika peratuaran itu tetap di lakukan, maka penghasilan ikan di 8 kecamatan yaitu kecamatan karang Geneng , Glagah , Kali Tengah , Turi , Karang Binangun , Deket , Lamongan akan berkurang. (Pul)

Berita Terkait

Puluhan Petani Demo Bangunan Cafe yang Menyumpat Saluran Pertanian

Gelar Demo, Ribuan Petani Tambak Ajak Ketua DPRD Long March

Demo Ratusan Petani di Kediri Diwarnai Aksi Saling Dorong

Bangun Drainase Terlalu Dalam, Petani Protes ke Desa
Berita Terpopuler
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  5 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber