Berita Terbaru :
Warga ODP Meninggal Pemakaman Sesuai Protokol Covid 19
Keluarga PDP Meninggal Dunia di Tuban Negatif Covid-19
Bupati dan Forkopinda Bagi - Bagi Masker dan Sembako
Tunda Mudik Atau Diisolasi 14 Hari
RSUD Tongas Khusus Untuk Pasien Covid 19 Resmi Bisa Digunakan
Gedung DPRD Jatim Diusulkan Menjadi Rumah Sakit Darurat Khusus Pasien Covid-19
Pembagian Makan Gratis Abaikan Physical Distancing
Polisi Bubarkan Sabung Ayam dan Keramaian Warga
Kesal Tak Dibelikan, Dua Gadis di Pasuruan Nekad Mencuri Motor
Gara-Gara Uang 10 Juta, Pengacara Diadili
Petugas Amankan, Puluhan Remaja yang Bandel Ditengah Wabah Corona
Pelatihan di Surabaya, Petugas Medis Positif Covid-19
Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Ditlantas Polda Jatim Laksanakan Ops Keselamatn Semeru Gantikan Ops Simpati
Kasus Positif Covid 19 di Jatim Menjadi 189 Orang
   

Akibat Banjir, Warga 2 Desa Mulai Terserang Gatal-Gatal
Metropolis  Kamis, 06-02-2020 | 18:59 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Banjir yang mengakibatkan 2 desa di Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo, sebulan terakhir kini berdampak pada kesehatan warga. Sejumlah warga mulai mengeluhkan pada kedua kakinya, kerena terserang penyakit gatal-gatal yang disebabkan oleh genangan air banjir yang tak kunjung surut.

Sudah sebulan terakhir, 2 desa yaitu Desa Banjarasri dan Desa Kedungbanteng Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo ini masih tergenang air banjir.

Syaifullah, Sekdes Banjarasri , mengatakan, tata-rata genangan air banjir diwilayah 2 desa ini masih mencapai ketinggian 20 hingga 40 centimeter tanpa ada solusi yang tepat dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Dari genangan air banjir ini mengakibatkan sejumlah warga mulai terserang penyakit gatal-gatal pada kedua kakinya karena seringnya terbasahi oleh genangan air. "Warga hanya pasrah menunggu tim medis dari pihak pemerintah, namun hingga saat inipun juga belum mendapatkan perhatian terkait kesehatan," ujar Syaifullah.

Banjir didesanya telah berlangsung sejak sebulan terakhir yang disebabkan oleh saluran air yang tidak berfungsi antara Desa Banjarasri dengan Desa Banjar Panji. Warga hanya bisa melakukan pembersihan pada rumahnya yang tergenangi air banjir sambil menunggu penanganan khusus dari pemerintah. "Menurut data pihak Desa Banjarasri bahwa yang tergenangi air banjir sebanyak 4 rukun tetangga yaitu di RT 1,3,4,5 dan 7. Kita telah melakukan segala upaya dalam mengatasi genangan air banjir tersebut, namun juga menunjukkan surut," imbuhnya.

Dampak dari genangan air banjir ini juga menimpah pada proses belajar mengajar di SDN Banjarasri pada hari ini. Pihak sekolah terpaksa memulangkan siswanyalebih awal, karena kondisi yang tidak memungkinkan, meski genangan air banjir telah agak surut.

Hingga saat ini genangan air banjir masih menggenangi Desa Kedung Banteng sebanyak 3 RT yaitu di RT 3,5 dan 6. Sedangkan Desa Banjar Asri yang tergenangi air banjir sebanyak 4 RT yaitu di RT 1,3,4,5 dan 7. (yos)

Berita Terkait

Tidak Ada Hujan, Rumah Warga Makin Tenggelam Karena Banjir

Tim ITS Akan Melakukan Kajian Cepat Banjir di Sidoarjo

Pro-Kontra Atas Rencana Pembongkaran Bangunan Liar di Tanggulangin

PLT Bupati Sidoarjo Perintahkan Bongkar Bangunan Liar di Sepanjang Sungai
Berita Terpopuler
Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Peristiwa  15 jam

Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Metropolis  6 jam

Tunda Mudik Atau Diisolasi 14 Hari
Peristiwa  3 jam

Petugas Amankan, Puluhan Remaja yang Bandel Ditengah Wabah Corona
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber