Berita Terbaru :
Warga Menolak Janazah Cucu Pengikut Aliran Syiah Dikubur di Desanya
Libur Panjang, KAI Prediksi Terjadi Kenaikan Penumpang 15 Persen
Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
DPW PSI Deklarasi Menangkan Machfud Arifin-Mujiaman
Diduga Lakukan Ujaran Kebencian dan Pembohongan Publik, Risma-Irvan Dilaporkan Polda
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Diterjang Angin Kencang, Pohon Angsana Tumbang Dan Tutupi Badan Jalan Pantura
Sering Memangsa Ternak, Ular Sanca Berukuran Besar Ditangkap Warga
Belum Dimanfaatkan, Bangunan Ngawi Food Street Mulai Rusak
Jelang Long Weekend, Dishub Gelar Ramp Check Bus
Mobil PCR Magetan Diusulkan ke Kemenkes Jadi Jejaring Laboratorium
Razia Masker Pengunjung Wisata Alam, yang Bermasker Diberikan Hadiah
Dua Pelaku Pencuri Hewan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Satgas Covid-19 Segera Lakukan Assesment 56 SMP
   

Awalnya Terbuang, Kini Biji Salak Jadi Minuman Kopi Berkhasiat Alami
Icip - Icip  Sabtu, 08-02-2020 | 00:05 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Banyaknya biji salak yang terbuang tanpa guna, menginspirasi seorang warga di Jombang mengolah menjadi minuman. Dengan berbekal inovatif dan ketekunan dirinya mengolah biji salak menjadi kopi biji salak yang memiliki multi manfaat. Selain memiliki khasiat untuk meningkatkan stamina biji, salak ini mengandung nutrisi yang baik buat kesehatan.

Di tangan Kuswartono, warga Desa Kedungrejo Kecamaan Megaluh, Jombang, biji salak yang biasanya dibuang bisa bernilai ekonomis. Biji yang dihasilkn dari perkebunan salak di desa tetangganya di jadikan minuman sejenis kopi.

Cara mengolahnya tidak ubahnya seperti kopi, biji salak setelah dijemur kering langsung dimasukkan mesin oven. Dengan suhu panas tertentu sekitar 2 jam, biji salak telah gosong dan dikeluarkan.

Untuk menjadikan seperti bubuk kopi, biji salak digiling hingga 2 kali menggunakan mesin penggiling. Penggilingan yang kedua, biji salak telah berubah menjadi serbuk halus dan jadi bubuk kopi salak.

Agar menarik, bubuk biji salak dikemas dengan kemasan yang memikat. Usaha ini telah mempekerjakan 4 orang, karena kapasitas produksinya berkisar 25 kilogram perhari.  

Kuswartono, pemilik usaha kopi biji salak ini mengatakan untuk menjadi minuman yang bermanfaat  produsen telah melakukan sejumlah uji lab uji nutrisi biji salak.  "Hasilnya ternyata kopi biji salak  memilik banyak fungsi seperti mengatasi asam urat, mencegah hipertensi dan menambah stamina. Produk rumahan ini kini mudah didapat di toko swalayan, toko tradisional dan toko online," kata Kuswartono.
 
Untuk memenuhi kebutuhan produksinya pemilik usaha ini bekerja sama dengan sentra salak Desa Sentul Kecamatan Tembelang, yang menjadi tetangga desanya.  namun karena banyak peminat kini pihaknya sudah mulai kesulitan mendapatkan bahan baku.

Harga bubuk kopi inipun cukup terjangkau setiap 100 gramnya hanya dijual Rp 10 ribu. Anda penasaran dan ingin merasakan sensasi lain kopi biji salak. (yos)

Berita Terkait

Awalnya Terbuang, Kini Biji Salak Jadi Minuman Kopi Berkhasiat Alami
Berita Terpopuler
Diduga Lakukan Ujaran Kebencian dan Pembohongan Publik, Risma-Irvan Dilaporkan P...selanjutnya
Politik  4 jam

Sering Memangsa Ternak, Ular Sanca Berukuran Besar Ditangkap Warga
Peristiwa  6 jam

DPW PSI Deklarasi Menangkan Machfud Arifin-Mujiaman
Politik  3 jam

Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber