Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Rehat 

Untuk menyambung hidup, keluarga ini hanya mendapat bantuan dari tetangga sekitar. Ironisnya, hingga saat ini tidak ada satupun bantuan dari pemerintah mengalir. Foto Farid Fahlevi
Kisah nenek Juama, Merawat 3 Anaknya yang Buta
Kamis, 13-02-2020 | 14:46 wib
Oleh : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Kisah pilu dialami seorang nenek di Kabupaten Probolinggo. Betapa tidak, di usainya yang senja, masih harus merawat 3 anaknya yang mengalami kebutaan. Bahkan 2 diantaranya lumpuh dan mengalami keterbelakangan mental.

Juama (55) janda warga Dusun Mawar, Desa Pesisir Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo tinggal di rumah yang tidak layak huni. Bangunan berukuran 6x4 itu kondisinya sangat memprihatinkan. Dinding tembok banyak yang jebol dan jendela dibiarkan menganga tanpa kaca.

Separuh bangunan terbuat dari anyaman bambu yang sudah banyak berlubang. Nyaris tidak ada perabot rumah tangga, yang ada hanya 1 tempat tidur tanpa kasur.

Siapa sangka, ibu 4 anak itu setiap hari harus merawat Sukur, Waras, Slamet, dan Suhariyah yang mengalami kebutaan. Bahkan kondisi Sukur, Waras, Slamet dan Suhariyah juga mengalami stroke dan keterbelakangan mental. Sedangkan anak pertama Jauhari tinggal di Kalimantan.

Hari demi hari, di usianya yang senja yang bisa dilakukan Juama hanya bisa merawat ke anaknya itu. Mulai dari memandikan, menyuapi hingga menuntun salah satu anaknya untuk sekedar jalan-jalan. Sampai saat ini, belum satupun bantuan yang dia dapat, baik bantuan beras miskin, PKH maupun BPJS.

"Hidup saya susah, hidup mengandalkan bantuan dari tetangga, saya tidak bekerja karena tidak ada yang menemani, saya tidak pernah mendapat bantuan baik beras atau uang, suami saya pergi dengan perempuan lain," kata Juama. 

Sementara itu menurut Maher, tetangga Juama, rumahnya sangat tidak layak untuk dihuni. Bahkan sampai sejauh ini peran pemerintah belum terlihat. "Selama ini tetangga bahu-membahu membantu untuk memberi makan," kata Maher.

Keluarga ini berharap, pemerintah segera hadir untuk memberikan bantuan. Mulai rumah tidak layak huni, bantuan beras hingga memberi kartu jaminan kesehatan gratis untuk warga miskin. (pul)

Berita Terkait


Kisah nenek Juama, Merawat 3 Anaknya yang Buta

Selama 10 Tahun Rebutan Warisan Lahan 12,9 Hektar Hingga Kini Belum Kelar

Musim Rambutan, Warga Dapat Penghasilan Lebih

Satu Keluarga Jadi Terdakwa Rebutan Saham Zhangrandi


Satu Keluarga Jadi Terdakwa Rebutan Saham Zhangrandi

Konsumsi Sabu, Akbar Pekerja Serabutan Dibekuk

Gara-Gara Rebutan Gadis, Pemuda Bacok Pacar Kekasinya

Kebut-Kebutan di Jalan, Tiga Motor Terlibat Kecelakaan, 1 Tewas 2 Kritis
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber