Berita Terbaru :
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Balik Kanan
Arema Usulkan Liga 1 Berlanjut di Era New Normal
Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
   

Penuh Haru, Tersangka Zikria Akhirnya Bisa Berkumpul Dengan Anak Balitanya
Metropolis  Senin, 17-02-2020 | 16:24 wib
Reporter : Juli Susanto
Meski telah keluar dari ruang tahanan, Zikria masih harus menjalani wajib lapor seminggu sekali kepada penyidik. Foto Juli Susanto
Surabaya pojokpitu.com, Tersangka kasus ujaran kebencian dan pencemaran nama baik, melalui postingan media sosial, yang ditujukan kepada Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, akhirnya bisa menghirup udara segar. Setelah penangguhan penahanan yang diajukan dikabulkan penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya, Senin (17/2) siang.

Zikria keluar dari tahanan didampingi suami dan kuasa hukumnya, pukul 13.15 Wib. Zikrialangsung menggendong anak balitanya yang sudah merasa kangen.

Zikria mengaku bersyukur atas dikabulkannya permohonan penangguhan penahanan. Ia menyesali apa yang telah diperbuat, dan berharap apa yang dialami menjadi pelajaran pertama dan terakhir. "Setelah pulang dan berkumpul kembali dengan keluarga, saya ingin berharap bertemu dengan Walikota Surabaya, untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung," kata Zikria Dzatil.

Sementara itu Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya menegaskan, pengajuan permohonan penangguhan penahanan merupakan hak tersangka kepada penyidik. Dalam hal kasus Zikria, penyidik menilai pemeriksaan terhadap kasusnya sudah selesai, dan tersangka diyakini tak akan melarikan diri, tidak mengulangi perbuatan serta penghilangan barang bukti. Sehingga dengan jaminan kuasa hukum serta suami tersangka, penyidik mengabulkan permohonan tersangka. "Meski keluar dari ruang tahanan, Zikria dikenakan wajib lapor, satu minggu sekali. Mengingat jarak tempuh rumah tersangka ke Mapolrestabes Surabaya, jauh, kami masih akan mengkaji prosedurnya," kata AKBP Sudamiran, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya

Sebelumnya, pihak kepolisian telah melakukan gelar perkara, beberapa hari setelah Walikota Surabaya, mencabut laporannya kepada pihak kepolisian pada 7 februari 2020 lalu. Meski demikian, orang nomor satu di kota pahlawan itu juga menyerahkan proses hukum kepada pihak kepolisian.

Setelah permohonan penangguhan penahanan dikabulkan, Zikria masih akan tinggal di Surabaya, dan berharap dapat bertemu dengan Risma untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung.(pul/VD:YAN)

Berita Terkait

Penuh Haru, Tersangka Zikria Akhirnya Bisa Berkumpul Dengan Anak Balitanya

Permohonan Dikabulkan, Zikria Dzatil Segera Keluar Dari Tahanan

Pengamat Hukum : Seharusnya, Kasus Dzikria Zatil Dihentikan

Polda Akan Gelar Perkara Soal Kasus Risma, Besok
Berita Terpopuler
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  6 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  4 jam

LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
Kesehatan  5 jam

Arema Usulkan Liga 1 Berlanjut di Era New Normal
Olah Raga  3 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber