Berita Terbaru :
Permintaan Rapid Test Jelang Libur Panjang Meningkat
Hina Polisi Tentang Operasi Yustisi, Tukang Batu ditangkap polisi
Cegah Putus Kuliah, Kampus Bebaskan UKT Mahasiswa
Tolak Omnibus Law, Ribuan Buruh Unras di Kantor Gubernur
Tidak Mampu Menguasai Laju Kendaraan, Guru SMP Dharma Wanita Tabrak Motor
Walikota Surabaya Imbau Warganya Tidak Bepergian Keluar Kota
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Kas Desa
Warga Marah Rusak Rumah Pelaku Terduga Pencabulan Anak Di Bawah Umur
Double Track Jalur Kereta Api Mojokerto - Jombang Mulai Operasikan
Pengedar Tembakao Gorila Dituntut 17 Tahun Penjara
Lagi, Warga Ponorogo Demo Tolak Tower
Dikabarkan Hilang, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tenggelam di Waduk Dawuhan
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyanyi Coblos Nomer 2
Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Jelang Libur Panjang, Petugas Perketat Protokol Kesehatan di Tempat Wisata
   

Pemprov Jatim Sesalkan Insiden Bentrok Antar Suporter
Metropolis  Rabu, 19-02-2020 | 09:40 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Pemprov Jatim meminta maaf dan akan bertanggung jawab, menanggung segala bentuk kerugian akibat kerusuhan tersebut. Foto Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Pemerintah Propinsi Jawa Timur memberikan klarifikasi atas insiden kericuhan antara dua suporter Persebaya dan Arema FC yang terjadi di luar Stadion Gelora Supriyadi Blitar.

Hal ini disampaikan, Heru Tjahjono Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Timur, pada Selasa (18/2) malam. Usai menggelar pertemuan antara pihak Asprov PSSI Jatim, Dispora Jatim dan kepolisian, menyikapi terkait insiden kericuhan dua suporter di Blitar.

Setidaknya ada enam poin, yang disampaikan Heru Tjahjono. Antara lain, Pemprov Jatim menyesalkan kejadian di Blitar yang menyebabkan adanya kendadaan yang dirusak, serta mengakibatkan aparat kepolisian dan suporter terluka.

Kedua, Pemprov Jatim menyampaikan terima kasih kepada aparat yang cepat dan sigap bertindak sehingga kericuhan tidak meluas karena dapat diatasi. Ketiga, Pemprov Jatim meminta maaf kepada masyarakat Jawa Timur khususnya warga Blitar terkait insiden tersebut. "Serta jika ada kerusakan berupa fasilitas umum, dan warung yang mungkin belum sempat terbayarkan, kami akan menyelesaikannya melalui Kesbangpol," kata Heru.

Serta jika ada yang terluka dalam insiden tersebut, baik warga maupun suporter, maka sepenuhnya akan ditanggung Pemprov Jatim.

Heru menambahkan, terhadap pelaku insiden kerusuhan, Pemprov akan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian. Atas kejadian itu, Pemprov Jatim mengaku akan melakukan evaluasi. (pul)

Berita Terkait

Pasca Bentrok Suporter Bola, Suasana Kota Blitar Kondusif

Pemprov Jatim Sesalkan Insiden Bentrok Antar Suporter

Bonek dan Aremania Tetap Nekat Mengawal Tim Kesayangannya di Blitar
Berita Terpopuler
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyany...selanjutnya
Politik  5 jam

Memutus Mata Rantai Covid-19 di Pasar Tradisional
Peristiwa  12 jam

Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Peristiwa  5 jam

Klaim Hasil Survei Unggul, Hingga Tuding Galau, Tim MAJU : Justru Kami Jauh di A...selanjutnya
Pilkada  11 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber