Berita Terbaru :
Warga ODP Meninggal Pemakaman Sesuai Protokol Covid 19
Keluarga PDP Meninggal Dunia di Tuban Negatif Covid-19
Bupati dan Forkopinda Bagi - Bagi Masker dan Sembako
Tunda Mudik Atau Diisolasi 14 Hari
RSUD Tongas Khusus Untuk Pasien Covid 19 Resmi Bisa Digunakan
Gedung DPRD Jatim Diusulkan Menjadi Rumah Sakit Darurat Khusus Pasien Covid-19
Pembagian Makan Gratis Abaikan Physical Distancing
Polisi Bubarkan Sabung Ayam dan Keramaian Warga
Kesal Tak Dibelikan, Dua Gadis di Pasuruan Nekad Mencuri Motor
Gara-Gara Uang 10 Juta, Pengacara Diadili
Petugas Amankan, Puluhan Remaja yang Bandel Ditengah Wabah Corona
Pelatihan di Surabaya, Petugas Medis Positif Covid-19
Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Ditlantas Polda Jatim Laksanakan Ops Keselamatn Semeru Gantikan Ops Simpati
Kasus Positif Covid 19 di Jatim Menjadi 189 Orang
   

Cegah Bullying di Sekolah Dengan Saling Menyuapi Makanan
Pendidikan  Kamis, 20-02-2020 | 21:15 wib
Reporter : Juli Susanto
Surabaya pojokpitu.com, Sekolah Menengah Pertama di Surabaya punya cara jitu untuk mencegah aksi bullying yang akhir-akhir ini marak terjadi di lingkup sekolah. Para siswa, guru, polisi hingga Komnas Pendidikan saling berbagi makanan dan saling menyuapi makanan secara bergantian, sebagai refleksi kasih sayang untuk menjauhi perilaku bullying.

Prihatin dengan maraknya kasus bullying yang akhir-akhir ini sempat viral di media sosial, SMP Khadijah 2 Surabaya, mengundang Komnas Pendidikan Jawa Timur, serta Babhinkamtibmas dari polsek setempat, untuk memberikan pendidikan karakter kepada para anak didiknya.

Umi Muntafiah, Kepala Sekolah, mengatakan, Selain memberikan gambaran tentang dampak dan bahaya bullying di lingkup sekolah, para guru, polisi dan Komnas Pendidikan juga memberikan bekal kepada para siswa agar saling menyayangi sesama teman.

Contoh aksi yang diberikan untuk menangkal aksi bullying yakni dengan cara berbagi makanan sesama teman. Para guru, siswa, polisi hingga Komnas Pendidikan Jatim, memberikan contoh kepada seluruh murid dengan cara berbagi makanan dan saling menyuapi makanan secara bergantian.

"Kita juga tak menepis bahwa di usia SMP, bullying adalah sesuatu hal yang biasa terjadi, namun apabila hal tersebut tidak diantisipasi sejak dini, dikhawatirkan bakal menjadi kasus yang besar atau bahkan bisa menyakiti temannya sendiri," kata Umi Muntafiah.

Aksi menyuapi makanan ini dianggap ampuh untuk mencegah aksi bullying, karena pihak sekolah mewajibkan siswanya untuk membiasakan membawa makanan bekal dari rumah.

Sementara membawa bekal makanan dari rumah, adalah simbol keharmonisan keluarga dan higenitas makanan serta dapat dijadikan sebagai pembelajaran hidup hemat. (yos)

Berita Terkait

Cegah Bullying di Sekolah Dengan Saling Menyuapi Makanan
Berita Terpopuler
Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Peristiwa  15 jam

Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Metropolis  5 jam

Tunda Mudik Atau Diisolasi 14 Hari
Peristiwa  2 jam

Wabup: Proyek Jembatan Gempol Jadi Catatan Buruk Dinas PUPR dan Rekanan
Sorot  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber