Berita Terbaru :
Warga ODP Meninggal Pemakaman Sesuai Protokol Covid 19
Keluarga PDP Meninggal Dunia di Tuban Negatif Covid-19
Bupati dan Forkopinda Bagi - Bagi Masker dan Sembako
Tunda Mudik Atau Diisolasi 14 Hari
RSUD Tongas Khusus Untuk Pasien Covid 19 Resmi Bisa Digunakan
Gedung DPRD Jatim Diusulkan Menjadi Rumah Sakit Darurat Khusus Pasien Covid-19
Pembagian Makan Gratis Abaikan Physical Distancing
Polisi Bubarkan Sabung Ayam dan Keramaian Warga
Kesal Tak Dibelikan, Dua Gadis di Pasuruan Nekad Mencuri Motor
Gara-Gara Uang 10 Juta, Pengacara Diadili
Petugas Amankan, Puluhan Remaja yang Bandel Ditengah Wabah Corona
Pelatihan di Surabaya, Petugas Medis Positif Covid-19
Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Ditlantas Polda Jatim Laksanakan Ops Keselamatn Semeru Gantikan Ops Simpati
Kasus Positif Covid 19 di Jatim Menjadi 189 Orang
   

KRI dr Soeharso Siap Jemput 74 ABK di Diamond Princess
Peristiwa  Jum'at, 21-02-2020 | 10:38 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Untuk menjemput 74 WNI di kapal Diamond Princess yang berada di Yokohama Jepang, pemerintah segera mengirimkan kri dr Soeharso-990 milik TNI angkatan laut. Kapal rumah sakit TNI AL telah siap diberangkatkan dari dermaga Komando Armada 2 atau Koarmada 2 Surabaya.

Sebagai opsi pertama dari Presiden RI, Joko Widodo, untuk menjemput 74 anak buah kapal asal Indonesia di kapal diamond princess terkait merebaknya virus corona, pemerintah akan mengirimkan kri dr Soeharso menuju Kepulauan Yokohama Jepang.
 
Kamis (20/2) petang, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, POanglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, menggelar rapat koordinasi dan pemaparan kesiapan kapal rumah sakit TNI AL, di Koramada Dua Surabaya.
 
Dalam pemaparan, KRI dr Soeharso telah siap melakukan proses evakuasi, dari segi fasilitas dan mekanisme penjemputan. Rencana gerak evakuasi KRI dr Suharso, menuju  Yokohama Jepang hingga kembali ke Indonesia, diperkirakan membutuhkan waktu 34 hari.
 
Terawan Agus Putranto, Menteri Kesehatan RI, menjelaskan, perkiraan lama perjalan Aurabaya menuju Davao Filipina selama 4 hari, dan dilanjutkan menuju Yokohama Jepang selama 7 hari. Setelah proses evakuasi di Yokohama Jepang,  KRI dr suharso akan kembali ke Indonesia menuju Pelabuhan Ranai Natuna yang membuthkan waktu 11 hari.
 
"Dari Ranai, KRI dr Soeharso akan kembali ke Surabaya selama 4 hari, sedangkan sembilan hari lain, dimanfaatkan untuk lego jangkar di pelabuhan dan upaya evakuasi," kata Terawan Agus Putranto.
 
Rencananya, KRI dr Soeharso akan membawa 153 orang awak kapal, yaitu 54 personel petugas kesehatan yang terdiri 30 personel batalyon kesehatan atau yonkes satu marinir,  dua orang personel yonkes dua marinir serta 22 anggota dinas kesehatan armada dua.
 
Opsi kedua untuk penjemputan 74 WNI,  pemerintah akan melakukan evakuasi dari udara, yaitu mengirimkan pesawat terbang dan masih dihitung hambatan dan efisiensinya. KRI dr Soeharso-990 , diklasifikasikan kapal landing platform dock atau LPD  buatan Korea Selatan sejak tahun 2003. (yos)

Berita Terkait

Cerita Pengusaha yang Mulai Terkena Dampak Virus Corona

Cegah Corona, Makam Sunan Bonang dan Asmoroqondi Ditutup

Corona Siaga, Tak Pengaruhi Aktivitas Pasar

Imbas Corona, Jatim Park Group Tutup Sebulan
Berita Terpopuler
Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Peristiwa  16 jam

Tunda Mudik Atau Diisolasi 14 Hari
Peristiwa  3 jam

Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Metropolis  6 jam

Wabup: Proyek Jembatan Gempol Jadi Catatan Buruk Dinas PUPR dan Rekanan
Sorot  10 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber