Berita Terbaru :
Warga ODP Meninggal Pemakaman Sesuai Protokol Covid 19
Keluarga PDP Meninggal Dunia di Tuban Negatif Covid-19
Bupati dan Forkopinda Bagi - Bagi Masker dan Sembako
Tunda Mudik Atau Diisolasi 14 Hari
RSUD Tongas Khusus Untuk Pasien Covid 19 Resmi Bisa Digunakan
Gedung DPRD Jatim Diusulkan Menjadi Rumah Sakit Darurat Khusus Pasien Covid-19
Pembagian Makan Gratis Abaikan Physical Distancing
Polisi Bubarkan Sabung Ayam dan Keramaian Warga
Kesal Tak Dibelikan, Dua Gadis di Pasuruan Nekad Mencuri Motor
Gara-Gara Uang 10 Juta, Pengacara Diadili
Petugas Amankan, Puluhan Remaja yang Bandel Ditengah Wabah Corona
Pelatihan di Surabaya, Petugas Medis Positif Covid-19
Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Ditlantas Polda Jatim Laksanakan Ops Keselamatn Semeru Gantikan Ops Simpati
Kasus Positif Covid 19 di Jatim Menjadi 189 Orang
   

Cuaca Buruk, Nelayan Tuban Pilih Tak Melaut
Pantura  Minggu, 23-02-2020 | 01:25 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Cuaca buruk berupa angin kencang dan ombak besar di laut utara jawa, Kabupaten Tuban, membuat para nelayan berhenti melaut. Foto Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Cuaca buruk di laut utara Jawa, Kabupaten Tuban, membuat para nelayan berhenti melaut. Untuk mengisi waktu luang, mereka memilih memperbaiki alat tangkap mereka yang rusak, sembari menunggu cuaca kembali membaik.

Salah satunya terpantau di sepanjang pantai Desa Kradenan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Para nelayan memilih menyandarkan perahu mereka di tepi pantai. Untuk mengisi waktu luang, para nelayan memilih memperbaiki alat tangkap mereka yang rusak, akibat terjangan ombak saat mencari ikan.

Aktifitas mereka lakukan, sembari menunggu cuaca kembali membaik. Agar jika cuaca membaik, alat tangkap ini sudah siap dipergunakan untuk mencari ikan.

Para nelayan mengaku, angin kencang disertai ombak besar, setinggi hingga setengge empat meter, datang tidak pasti dan kerap berubah-ubah. Mereka menduga kondisi ini adalah pertanda awal , datangnya musim angin barat. Diperkirakan cuaca buruk ini dapat berlangsung setidaknya hingga tiga pekan ke depan.

Atas kondisi ini para nelayan mengaku hanya dapat pasrah. Mereka berharap cuaca segera normal,sehingga dapat beraktifitas mencari ikan sebagaimana hari biasa. (pul)

Berita Terkait

Gelombang Tinggi Menghambat Pencarian Nelayan Hilang

Perahu Pecah Dihantam Ombak, Satu Nelayan Dinyatakan Hilang

Seorang Nelayan Tewas Bersimbah Darah Dibunuh Rekannya

Cuaca Buruk, Nelayan Tuban Pilih Tak Melaut
Berita Terpopuler
Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Peristiwa  15 jam

Tunda Mudik Atau Diisolasi 14 Hari
Peristiwa  3 jam

Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Metropolis  6 jam

Wabup: Proyek Jembatan Gempol Jadi Catatan Buruk Dinas PUPR dan Rekanan
Sorot  10 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber