Berita Terbaru :
Pameran Hasil Karya SMA Double Track
Bupati Lumajang Konsolidasi Pemenangan Pasangan Ladub
Usaha Ditengah Pandemi, Pengerajin Aquarium Mini Unik Tembus Pasar Internasional
Libur Panjang, Banyak Pengunjung Berwisata ke Sumber Air Growgoland
Hendak Mencuri Motor Residivis Keok Ditangan Polisi
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
   

Desa Sekapuk Ubah Bekas Galian Tambang Menjadi Objek Wisata Alam yang Mempesona
Mlaku - Mlaku  Minggu, 23-02-2020 | 09:10 wib
Reporter : Mohammad Amin
Gresik pojokpitu.com, Bekas galian tambang seluas 5 hektar di Desa Sekapuk, Ujungpangkah Gresik, dirubah menjadi objek wisata alam yang mempesona. Pengunjung tak hanya berasal dari Gresik tapi berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Sejak puluhan tahun yang lalu bukit di Sekapuk, Ujungpangkah, ditambang atau digali untuk diambil batu kapurnya. Tanah seluas 5 hektar tersebut, merupakan tanah ulayat, atau tanah yang dikuasi oleh desa.

Setelah penambangan usai, maka pada tahun 2013, oleh warga setempat lahan tersebut dijadikan lahan pembuangan sampah. Kesadaran warga sekapuh akhirnya tumbuh dan pada tahun 2018, sampah-sampah di areal tersebut dibersihkan dan Abdul Halim, Kepala Desa Skapuk mulai mengajak warganya untuk membuat daerah tersebut menjadi objek wisata alam.

Abdul Halim, Kepala Desa Sekapuk, mengatakan, dengan mengandeng konsultan dari salah satu perguruan tinggi di Surabaya, maka lambat laun.  "Daerah tersebut dipermak sedikit demi sedikit, akhirnya menjadi objek wisata, yang diberinama Setigi, artinya Selo Tirto Giri," kata Abdul Halim.

Untuk membangun galian bekas tambang, pihak Desa Sekapuk, telah menghabiskan uang Rp 1 miliar 200 ribu. Uang tersebut berasal dari semua warga Sekapuk. "Sehingga objek wisata tersebut menjadi tanggung jawab semua warga dan keuntungannya juga untuk semua warga," imbuhnya.

Objek Wisata Setigi dibuat sejak awal tahun 2020 yang lalu dan pengunjung tidak hanya wisatawan lokal saja, tapi juga dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan banyak juga turis asing yang singgah di objek wisata alam tersebut.

Yang membuat banyaknya pengunjung yang datang, karena mereka penasaran dengan bekas tambang, bukit yang berlubang lubang, menyerupai gua, serta tiket masuk yang relatif murah.

Untuk anak anak harus membayar Rp 10 ribu,  sementara pengunjung dewasa Rp 15 ribu. Pada hari hari biasa pengunjung mencapai 200 orang lebih, tapi di hari libur pengunjung mencapai 1300 orang. (yos)

Berita Terkait

Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka

Calon Wisata Sumber Umis Dilirik Investor

Wisata Ranu Manduro Mojokerto Tawarkan Padang Savana Alam Pegunungan

Desa Sekapuk Ubah Bekas Galian Tambang Menjadi Objek Wisata Alam yang Mempesona
Berita Terpopuler
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Peristiwa  5 jam

Hendak Mencuri Motor Residivis Keok Ditangan Polisi
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber