Berita Terbaru :
Dikbud Larang Guru-Guru Bepergian Ke Luar Kota
Pasien Covid-19 Klaster Pabrik Salem Meningkat, Gugus Tugas Persiapkan Ruang Isolasi Tambahan
Bayar Palawija Ratusan Juta Dengan Cek Kosong, Pasutri Siri Ini Mendekam di Sel Tahanan
Susah Jaringan Internet, Polsek Galis Fasilitasi Siswa Belajar Daring
Residivis Narkoba Ditangkap di Tengah Sawah
Gelar Pelatihan TOT, Pos Gabungan Siapkan Relawan Pencegahan Covid-19
Penghuni Sel Polres Lamongan Lakukan Rapid Tes
Perempuan Pegawai Bank Terkonfirmasi Positif Covid-19
39.182 Pengangguran Baru di Bojonegoro Selama Pandemi Covid-19
Diduga Terinveksi Covid-19, Pria Paruh Baya Mati Mendadak Didalam Angkot
Ketua DPRD Ngawi Minta KPU-Bawaslu Fokus Peningkatan Partisipasi Pemilih
Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
Bupati Lantik 37 Pejabat Jelang Pilkada
Dua Danau di Lumajang Menyusut
Nenek 83 Tahun Hidup Rentah di Gubug Reot Tak Tersentuh Pemerintah
   

Desa Sekapuk Ubah Bekas Galian Tambang Menjadi Objek Wisata Alam yang Mempesona
Mlaku - Mlaku  Minggu, 23-02-2020 | 09:10 wib
Reporter : Mohammad Amin
Gresik pojokpitu.com, Bekas galian tambang seluas 5 hektar di Desa Sekapuk, Ujungpangkah Gresik, dirubah menjadi objek wisata alam yang mempesona. Pengunjung tak hanya berasal dari Gresik tapi berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Sejak puluhan tahun yang lalu bukit di Sekapuk, Ujungpangkah, ditambang atau digali untuk diambil batu kapurnya. Tanah seluas 5 hektar tersebut, merupakan tanah ulayat, atau tanah yang dikuasi oleh desa.

Setelah penambangan usai, maka pada tahun 2013, oleh warga setempat lahan tersebut dijadikan lahan pembuangan sampah. Kesadaran warga sekapuh akhirnya tumbuh dan pada tahun 2018, sampah-sampah di areal tersebut dibersihkan dan Abdul Halim, Kepala Desa Skapuk mulai mengajak warganya untuk membuat daerah tersebut menjadi objek wisata alam.

Abdul Halim, Kepala Desa Sekapuk, mengatakan, dengan mengandeng konsultan dari salah satu perguruan tinggi di Surabaya, maka lambat laun.  "Daerah tersebut dipermak sedikit demi sedikit, akhirnya menjadi objek wisata, yang diberinama Setigi, artinya Selo Tirto Giri," kata Abdul Halim.

Untuk membangun galian bekas tambang, pihak Desa Sekapuk, telah menghabiskan uang Rp 1 miliar 200 ribu. Uang tersebut berasal dari semua warga Sekapuk. "Sehingga objek wisata tersebut menjadi tanggung jawab semua warga dan keuntungannya juga untuk semua warga," imbuhnya.

Objek Wisata Setigi dibuat sejak awal tahun 2020 yang lalu dan pengunjung tidak hanya wisatawan lokal saja, tapi juga dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan banyak juga turis asing yang singgah di objek wisata alam tersebut.

Yang membuat banyaknya pengunjung yang datang, karena mereka penasaran dengan bekas tambang, bukit yang berlubang lubang, menyerupai gua, serta tiket masuk yang relatif murah.

Untuk anak anak harus membayar Rp 10 ribu,  sementara pengunjung dewasa Rp 15 ribu. Pada hari hari biasa pengunjung mencapai 200 orang lebih, tapi di hari libur pengunjung mencapai 1300 orang. (yos)

Berita Terkait

Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka

Calon Wisata Sumber Umis Dilirik Investor

Wisata Ranu Manduro Mojokerto Tawarkan Padang Savana Alam Pegunungan

Desa Sekapuk Ubah Bekas Galian Tambang Menjadi Objek Wisata Alam yang Mempesona
Berita Terpopuler
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  4 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  15 jam

Perusahaan Properti di Indonesia yang Mengutamakan Kepuasan Konsumen
Peristiwa  17 jam

Penahanan Kepala Desa Lebak Jabung Diwarnai Aksi Demo dan Isak Tangis
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber