Berita Terbaru :
Sembuh dari Virus Corona, Andrea Dian: Puji Tuhan
Masya Allah, Karangan Bunga Daeng Beta Seratusan. Iki Tanda Khofifah Wong Gedhe
Lawan Covid-19, Komunitas Exodus Bagikan APD ke Puskesmas dan Ojol
Lawan Covid 19, Warga Perumahan di Mojokerto Bersama Berjemur Badan
Dampak Corona, Travel Umroh Dan Haji Alami Penurunan Omzet 75 Persen
Menyantap Gurihnya Lontong Pedal Khas Bojonegoro
Antisipasi Penyebaran Virus Covid 19, Muspika dan Pemdes Bagi Masker
Dirumahkan, Karyawan Homestay Produksi Masker
Selangkah Lagi Pasangan OK Kantongi Rekom Partai Golkar
Akibat Masker Mulai Langka, Warga Binaan Rutan Trenggalek Produksi Masker Sendiri
Bantuan 100 APD Hazmat Suit Berupa Baju Pelindung Untuk Tenaga Medis Bojonegoro
Pelaku Pembunuhan di Kebun Ternyata Suaminya Sendiri
Cerita Pengusaha Konveksi di Tengah Wabah Covid-19
Dampak Covid-19, Okupansi Hotel dan Restoran di Tulungagung Tinggal 8 Persen
Polisi Salurkan Bantuan Paket Sembako Untuk Warga Kurang Mampu
   

Kasus Pembunuhan Ibu Kos, Polisi Tangkap Satu Terduga Pelaku
Mataraman  Minggu, 23-02-2020 | 15:37 wib
Reporter : Agus Bondan
Terduga pelaku diketahui pernah menyewa kamar kos dan melakukan pencurian di rumah korban. Foto Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Kasus pembunuhan dengan korban ibu kos di Tulungagung mulai terkuak. Sepekan pasca peristiwa tersebut, polisi berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan.

Pasca tewasnya Miratun, pemilik rumah kos di Desa Ngunut, Kecamatan Ngunut, Tulungagung, pada Jumat 14 Februari lalu, polisi bergerak cepat. Serta menangkap seorang yang diduga menjadi pelaku pembunuhan. Terduga pelaku seorang pemuda berinisial RD, ditangkap Tim Resmob Macan Agung, Satreskrim Polres Tulungagung, di Surabaya.,

Usai penangkapan tersebut, pada Sabtu (22/2) malam terduga pelaku RD dibawa ke TKP. Namun pihak kepolisian belum memberikan keterangan secara resmi.

Sementara itu Kepala Desa Ngunut, Abdullah, mengaku lega dengan mulai terkuaknya kasus kematian tidak wajar yang dialami warganya tersebut. Abdullah menceritakan, dua pekan sebelum korban ditemukan tewas, terduga RD menyewa kamar kos. Pihak pemerintah desa baru mengetahui hal tersebut, dua hari setelahnya. Saat itu korban melapor pada Ketua RT setempat, jika kehilangan uang sebesar Rp 15 juta, dan sejumlah perhiasan emas. Namun saat korban laporan, terduga pelaku RD sudah pergi dari rumah korban.

Tidak lama kemudian warga Miratun ditemukan tewas di dalam kamar yang tergembok dari luar. Saat ditemukan korban dalam posisi terlentang di tempat tidur tertutup tumpukan bantal dan kasur lipat. (pul)


Berita Terkait

Kasus Pembunuhan Ibu Kos Terungkap, Tersangka Berniat Menguasai Harta Korban

Kasus Pembunuhan Ibu Kos, Polisi Tangkap Satu Terduga Pelaku
Berita Terpopuler
Lawan Covid-19, Komunitas Exodus Bagikan APD ke Puskesmas dan Ojol
Metropolis  7 jam

Masya Allah, Karangan Bunga Daeng Beta Seratusan. Iki Tanda Khofifah Wong Gedhe
Opini  4 jam

Keterlaluan, Bisnis Ganja di Tengah Wabah Corona
Hukum  16 jam

Isi Libur Sekolah, Siswi SMKN 1 Sidoarjo Membuat APD dan Masker
Pendidikan  14 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber