Berita Terbaru :
Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
DPW PSI Deklarasi Menangkan Machfud Arifin-Mujiaman
Diduga Lakukan Ujaran Kebencian dan Pembohongan Publik, Risma-Irvan Dilaporkan Polda
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Diterjang Angin Kencang, Pohon Angsana Tumbang Dan Tutupi Badan Jalan Pantura
Sering Memangsa Ternak, Ular Sanca Berukuran Besar Ditangkap Warga
Belum Dimanfaatkan, Bangunan Ngawi Food Street Mulai Rusak
Jelang Long Weekend, Dishub Gelar Ramp Check Bus
Mobil PCR Magetan Diusulkan ke Kemenkes Jadi Jejaring Laboratorium
Razia Masker Pengunjung Wisata Alam, yang Bermasker Diberikan Hadiah
Dua Pelaku Pencuri Hewan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Satgas Covid-19 Segera Lakukan Assesment 56 SMP
   

Festival Dhahar Duren Medowo 2020
Icip - Icip  Rabu, 26-02-2020 | 00:05 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Benny Kurniawan
Kediri pojokpitu.com, Guna menjadikan sebuah desa destinasi wisata di Jawa Timur, Pemerintah Desa Medowo, Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri, menggelar festival dhahar duren atau makan durian.

Sedikitnya 2020 buah durian khas desa medowo diserbu warga, kegiatan ini merupakan upaya pemerintah desa untuk mengenalkan produk unggulannya.

Para pengunjung yang didominasi warga Jawa Timur, mendapatkan jatah buah durian secara cuma-cuma di event tahunan kali keempat ini. Selain sebagai ajang promosi potensi wisata desa, kegiatan ini juga merupakan wujud syukur atas melimpahnya hasil panen para petani.

Ribuan durian ini merupakan hasil panen para petani yang sengaja dibagikan secara gratis. Hal itu dilakukan sebagai wujud syukur atas melimpahnya hasil panen selama bulan November hingga Februari tahun 2020 ini.

Dalam festival ini, sedikitnya terdapat 5 buah tumpeng durian raksasa dengan berbagai jenis dan ukuran. Untuk mendapatkan satu buah durian, para pengujung harus menukarkan kupon yang telah didapatkan.

Hendrik, pengunjung asal Surabaya mengatakan, durian lokal dari Desa Medowo terkenal akan rasa manis yang bercampur dengan sedikit rasa pahit. Selain itu, tekstur buahnya juga dinilai lebih tebal dan lembut, serta baunya yang lebih harum.

Acara tahunan ini mampu menarik ribuan warga dari berbagai daerah. Selain dapat menikmati kelezatan buah durian, para pengujung juga dapat merasakan kesejukkan udara di lereng Gunung Kelud.

Sementara itu, Sujarwo, Kepala Medowo, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menarik wisatawan untuk datang ke Desa Medowo, karena medowo memiliki potensi wisata alam yang indah.

"Selain itu, durian medowo memiliki ciri khas rasa tersendiri yakni pahit legit dimana rasa yang seperti inilah yang banyak diburu oleh pecinta durian," kata Sujarwo.

Untuk diketahui, di Desa Medowo dari 20 ribu pohon dapat menghasilkan 3 ribu buah setiap harinya sementara terdapat 1500 warga yang menggantungkan hidup dari durian.

Diharapkan, buah durian hasil budidaya warga lokal ini nantinya bisa bersaing dengan durian durian khas daerah lain khususnya untuk rasa dan kelezatan buahnya. (yos)

Berita Terkait

Agropolis Perkuat Potensi Wisata Wonosalam Dengan Gagas Pertanian Durian

Ibu Hamil Boleh Makan Durian, Tapi Ini Syaratnya

Kecamatan Tlogosari Buka Wisata Durian Petik Pohon

Ribuan Warga Berebut 2020 Durian Dalam Kenduri Durian
Berita Terpopuler
Diduga Lakukan Ujaran Kebencian dan Pembohongan Publik, Risma-Irvan Dilaporkan P...selanjutnya
Politik  3 jam

Sering Memangsa Ternak, Ular Sanca Berukuran Besar Ditangkap Warga
Peristiwa  6 jam

Razia Masker Pengunjung Wisata Alam, yang Bermasker Diberikan Hadiah
Malang Raya  10 jam

Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
Peristiwa  59 menit



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber