Berita Terbaru :
Warga ODP Meninggal Pemakaman Sesuai Protokol Covid 19
Keluarga PDP Meninggal Dunia di Tuban Negatif Covid-19
Bupati dan Forkopinda Bagi - Bagi Masker dan Sembako
Tunda Mudik Atau Diisolasi 14 Hari
RSUD Tongas Khusus Untuk Pasien Covid 19 Resmi Bisa Digunakan
Gedung DPRD Jatim Diusulkan Menjadi Rumah Sakit Darurat Khusus Pasien Covid-19
Pembagian Makan Gratis Abaikan Physical Distancing
Polisi Bubarkan Sabung Ayam dan Keramaian Warga
Kesal Tak Dibelikan, Dua Gadis di Pasuruan Nekad Mencuri Motor
Gara-Gara Uang 10 Juta, Pengacara Diadili
Petugas Amankan, Puluhan Remaja yang Bandel Ditengah Wabah Corona
Pelatihan di Surabaya, Petugas Medis Positif Covid-19
Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Ditlantas Polda Jatim Laksanakan Ops Keselamatn Semeru Gantikan Ops Simpati
Kasus Positif Covid 19 di Jatim Menjadi 189 Orang
   

Amphuri Jatim Sayangkan Kebijakan Penghentian Sementara Umroh Akibat Virus Corona
Info Haji  Kamis, 27-02-2020 | 17:42 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia, (Amphuri) menyayangkan kebijakan pemerintah Arab Saudi yang menghentikan jamaah umroh akibat virus corona. Pasalnya, pihak travel sudah melakukan persiapan serta pelunasan seluruh akomodasi minimal 10 hari ke depan.

Muhammad Sufyan, Ketua Amphuri Jatim mencatat kerugian akibat penghentian jamaah umroh mencapai Rp 36 milyar per hari. Ini lantaran pembayaran tiket pesawat, hotel, dan akomodasi jamaah selama di Mekkah dan Madinah sudah dibayar lunas 10 hari ke depan. Bahkan untuk tiket pesawat sudah dibayar lunas hingga bulan April.

Pengumuman yang baru diumumkan jam 2 dini hari tadi dinilai mendadak. Sebab jamaah yang dijadwalkan berangkat hari ini pun menjadi gagal berangkat. Sufyan mencontohkan jamaah yang seharusnya berangkat pada jam 11 siang tadi kini tertahan di Bandara Cengkareng Jakarta, lantaran tidak diperkenankan untuk terbang. Bahkan Maskapai Garuda Indonesia dan Citilink sudah melakukan pengembalian dana akibat gagal terbang.

"Kami meminta agar jamaah mengerti kondisi akibat virus corona dan mengajukan penawaran reschedule, tanpa harus membatalkan niat untuk umroh, lantaran seluruh biaya akomodasi sudah lunas dan tidak bisa dikembalikan ke calon jamaah," kata Muhammad Sufyan, Ketua Amphuri Jatim.

Salah satu calon jamaah umroh, Anang, yang akan berangkat pada 2 Maret mendatang mengaku, menerima keputusan penghentian sementara umroh, akibat pengaruh virus corona. Namun pihaknya ingin memastikan pada pihak travel agar tetap bisa berangkat usai kebijakan Arab Saudi dicabut.

Per hari ini layanan pengajuan visa untuk umroh secara sistem sudah ditutup, hingga batas waktu yang belum ditentukan. Amphuri berharap ada kelonggaran kebijakan bagi jamaah umroh yang sudah melakukan apply visa agar bisa tetap berangkat.(end)

Berita Terkait

Youtuber Mojokerto Berikan Bunga dan Masker untuk Tim Medis yang Berjuang Melawan Virus Corona

Sudah Lebih dari Sejuta Orang di Dunia Terjangkiti Virus Corona

DAMRI Batasi Operasional Bus Cegah Penyebaran Virus

Antisipasi Virus Corona, 49 Narapidana Pulang Bebas Lebih Cepat
Berita Terpopuler
Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Peristiwa  16 jam

Tunda Mudik Atau Diisolasi 14 Hari
Peristiwa  3 jam

Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Metropolis  6 jam

Wabup: Proyek Jembatan Gempol Jadi Catatan Buruk Dinas PUPR dan Rekanan
Sorot  10 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber