Berita Terbaru :
Kendaraan yang Terlambat Bayar Pajak Selama 5 Tahun Bebas Denda
Warga Tetap Protes Kendaraan Berat Mengaspal di Jalan Raya Munggut
Longsor, Batu Raksasa Tutup Jalan Raya Ngebel
Tidak Ada Penutupan Jalan, Hanya Dibuat Satu Arus
Bupati Suprawoto Sapa Pasien Covid-19 Yang Sembuh
Tragis, 2 Remaja Bojonegoro Tenggelam Saat Mandi di Sungai
Polisi Bubarkan Aktifitas Pasar Sapi Jember
Diterjang Puting Beliung Puluhan Rumah Rusak Parah
Komunitas Yutuber Mojokerto Berikan Kado dan Dukungan Untuk Tim Medis
Pasien Dalam Pengawasan Covid 19 Asal Jombang Meninggal Dunia
Syarat Pasien Sembuh Covid-19, Pelayanan Medis Harus Bagus
Bondowoso Satu Keluarga Tewas Masuk Septic Tank 20 Meter
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Pemprov Jatim Anggarkan Rp 2,3 Triliun Untuk Penanganan Covid19
Polisi dan Bonek Sterilisasi dan Bagi Nasi Untuk Ojol
   

Pakai Artis Untuk Endorse, Sindikat Pembobol Kartu Kredit Bermodus Travel Dibongkar Polda Jatim
Metropolis  Kamis, 27-02-2020 | 17:48 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Direktorat Reserse Kriminal khusus Polda Jawa Timur, membongkar sindikat pembobol kartu kredit bermodus perusahaan travel. Dalam menjalankan bisnisnya, para pelaku menyewa jasa sejumlah artis ibu kota untuk endorse perusahaan travelnya. Oleh pelaku, para artis ini dibayar dengan cara membobol kartu kredit milik orang lain.

Penangkapan 3 pelaku pembobolan kartu kredit atau carding dan spamming ini, berawal dari informasi adanya hacker yang melakukan spamming dan carding terhadap data kartu kredit milik nasabah lain.
 
Dari hasil patroli siber, Ditreskrimsus Polda Jatim akhirnya mendapat identitas dan menangkap 3 orang tersangka anggota sindikat carding. Para carder yaitu Sergio Condro (35), dan Muhammad Farhan Darmawan (34), warga Jakarta, yang merupakan pemilik agen travel tiket pesawat serta hotel.
 
Agen travel ini beroperasi dan didanai dari hasil carding. Sedangkan 1 tersangka lain adalah Mira Deli (28), warga Bali. Ia berperan sebagai eksekutor, pembelian tiket maskapai dan kamar hotel yang menggunakan data kartu kredit milik orang lain.

Para tersangka mendapatkan data kartu kredit milik orang lain secara illegal atau membelinya dari para spammer atau pencuri data kartu kredit, melalui media social facebook messenger. Para tersangka membeli 1 data kartu kredit dengan harga mulai 150 ribu hingga Rp 200 ribu.
 
Untuk melancarkan bisnisnya, para tersangka memanfaatkan sejumlah artis untuk endorse usaha agen travelnya. Para artis yang menjadi endorse usaha agen travel melalui instagram ini mereka diantaranya berinisial GA, TM, JI, BW, AWK dan RS.

Untuk menarik konsumen, usaha agen travel ini menawarkan harga jual tiket lebih murah dibanding harga resmi tiket pesawat dan kamar hotel, yakni sebesar 40 hingga 50 persen. Tiket ini kemudian dijual kembali kepada pelanggan seharga 70 hingga 75 persen dari harga resmi.
 
Dari bisnis haram ini, para tersangka mendapatkan untung kurang lebih Rp 30 juta perbulan. Selama setahun beroperasi, mereka telah melakukan 500 transaksi dan mendapatkan keuntungan kurang lebih Rp 400 juta.

"Barang yang disita berupa beberapa unit ponsel, laptop, karu kredit, kartu ATM, buku tabungan dan akun facebook serta instagram para artis yang menjadi endorse perusahaan travel tersebut," kata Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko, Kabid Humas Polda Jatim.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 32 dan 48 undang undang RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang RI nomor 11 tahun 2008 tentang informasi transaksi elektronik junto pasal 55 ayat 1 KUHP dan, atau pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.(end)

Berita Terkait

Pakai Artis Untuk Endorse, Sindikat Pembobol Kartu Kredit Bermodus Travel Dibongkar Polda Jatim
Berita Terpopuler
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Metropolis  4 jam

Kata Pasien COVID-19, Virus Corona Bukan Soal Penyakit Saja
Covid-19  9 jam

Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
Hukum  16 jam

Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat
Peristiwa  15 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber