Berita Terbaru :
Libur Panjang, Polisi Sweeping Kendaraan di Batas Kota Antisipasi Penyebaran Covid
Pemulihan Ekonomi Dari Covid 19, Petani Keramba Apung Dapat Bantuan Bibit Lobster
Libur Panjang, Pelayanan Rapid Tes di Stasiun Meningkat
Daop 7 Tambah 4 Perjalanan Kereta Api Selama Libur Panjang
Tempat Wisata di Jalur Jatim Jateng Dipenuhi Pengunjung
Ratusan Kaum Milenial di Jatim Mengikuti Lomba Cipta Lagu Partai Golkar
Antisipasi Penyebaran Corona Saat Libur Panjang, Petugas Awasi Tempat Wisata
Ditutup Peziarah Makam Gus Dur Baca Tahlil di Luar
Puncak Long Weekend PT Kai Daop 8 Operasionalkan 71 Kereta
Daerah Zona Kuning Ada di 23 Kabupaten Kota
Dinas Pendidikan Harus Realisasikan Program Seragam Gratis Jangan Kembali Gagal
Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Mandek di Polda Jatim
Jamaah Ansharu Syariah Malang Demo Boikot Prancis
Ketua Tim Pemenangan MAJU: Pilwali Nyaman dan Kondusif
Lokasi Wisata Waterpark Masih Sepi
   

Dua Bulan Siswa Belajar di Mushalla, Berharap Ruang Kelas Ambruk Segera Dibangun
Tapal Kuda Dan Madura  Jum'at, 28-02-2020 | 02:07 wib
Reporter : Felli Kosasi
Jember pojokpitu.com, Dua bulan pasca ambruknya atap sekolah di SDN Keting 02 Kabupaten Jember, hingga saat ini ruang kelas tersebut tetap rusak dan tidak ada pembangunan kembali. Hal ini membuat seluruh siswa kelas VI dan V yang terdampak belajar di Musholla. Pihak sekolah berharap, segera ada solusi yang terbaik bagi siswa karena banyak siswa yang mengeluh sakit dengan posisi belajar lesehan.

Pasca ambruknya salah satu bangunan sekolah SDN Keting 02 pada 14 Desember 2019 silam, pihak sekolah masih kesulitan untuk memaksimalkan belajar mengajar para siswa siswi didik.

Padahal sebentar lagi mau memasuki kenaikan kelas dan kelulusan,  siswa harus mendapatkan pelajaran dalam kondisi yang nyaman dan aman. Sehingga siswa dapat lebih berkonsentrasi dalam menerima materi yang diajarkan oleh para guru.

Hingga saat ini bangunan ambruk di ruang jelas 5 itupun masih belum terjamah dan kondisinya masih tetap seperti 2 bulan lalu, yakni rusak parah.

Satram, Kepala Sekolah SDN 02 Keting, menjelaskan, pihaknya sudah berusaha dan berupaya berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten maupun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Jember. "Namun masih belum ada perkembangan yang berarti," kata Satram.

Pihak sekolah berinisiatif untuk mengubah jadwal sekolah dengan memangkas jam belajar agar siswa kelas lain dapat diberi pelajaran tambahan,  meski hal tersebut tidak efektif.

Kepala Desa Keting, Suhartono, yang melihat kondisi siswa SDN Keting 02 ini akan berupaya berkoordinasi dengan pihak sekolah, untuk membantu dengan membangun sebuah pendopo kecil, untuk lokasi ruang kelas sementara agar siswa bisa lebih nyaman untuk belajar. (yos)

Berita Terkait

Hujan Deras, Atap SMPN 1 Mantingan Ngawi Roboh

Lapuk Dan Tahah Gerak, Bangunan SDN Ambruk

Sekolah Ambruk, Siswa Belajar di Musholla

Dua Bulan Siswa Belajar di Mushalla, Berharap Ruang Kelas Ambruk Segera Dibangun
Berita Terpopuler
Machfud Klaim Unggul 20 Persen di Pilkada Surabaya, Poltracking Enggan Buka Suar...selanjutnya
Pilkada  12 jam

Gandeng Ulama Operasi Zebra Pelanggar Lalin dan Prokes Diberi Tausiah
Peristiwa  10 jam

Polsek Ampelgading Dipra Peradilankan
Malang Raya  10 jam

Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
Teknologi  23 jam



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber