Berita Terbaru :
Imun Rentan, Ratusan Ibu Hamil Di-Swab
Satlantas Ponorogo Cari Warga Miskin dan Bagikan Sembako
3 Bus Pekerja Pabrik Salem Situbondo Terjaring Operasi Patuh
Dikbud Larang Guru-Guru Bepergian Ke Luar Kota
Pasien Covid-19 Klaster Pabrik Salem Meningkat, Gugus Tugas Persiapkan Ruang Isolasi Tambahan
Bayar Palawija Ratusan Juta Dengan Cek Kosong, Pasutri Siri Ini Mendekam di Sel Tahanan
Susah Jaringan Internet, Polsek Galis Fasilitasi Siswa Belajar Daring
Residivis Narkoba Ditangkap di Tengah Sawah
Gelar Pelatihan TOT, Pos Gabungan Siapkan Relawan Pencegahan Covid-19
Penghuni Sel Polres Lamongan Lakukan Rapid Tes
Perempuan Pegawai Bank Terkonfirmasi Positif Covid-19
39.182 Pengangguran Baru di Bojonegoro Selama Pandemi Covid-19
Diduga Terinveksi Covid-19, Pria Paruh Baya Mati Mendadak Didalam Angkot
Ketua DPRD Ngawi Minta KPU-Bawaslu Fokus Peningkatan Partisipasi Pemilih
Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
   

Lima Santri Mandi di Sungai, 1 Tewas
Rehat  Jum'at, 28-02-2020 | 13:43 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Lima santri Pondok Pesantren di Nganjuk dikabarkan terhanyut sungai, 1 diantaranya tewas tenggelam. Tenggelamnya korban akibat terseret arus sungai deras saat mendi bersama, hingga kini korban masih dalam proses pencarian petugas.

Seorang santri Pondok Pesantren Mojosari Desa Ngepeh Kecamatan Loceret Nganjuk, dikabarkan tewas tenggelam di sungai bodor desa setempat. Korban diketahui bernama Rouf (19), warga asal Jakarta.

Menurut Dewi Nur Saadah warga setempat, korban pada sore hari kemarin, sekitar pukul 16.30 WIB mandi di sungai bersama ke 4 temannya. Keempatnya, Haka (14), Mursyid (19), Nafayanto (24), dan Imam (19).

Kejadian bermula saat ke 5 santri mandi di sungai, namun tiba tiba air sungai meluap, dan menyeret ke 5 korban. "Ke 4 korban berhasil selamat, sementara korban terseret arus hingga saat ini belum ditemukan," kata Dewi Nur Saadah.

Sementara Marhen Djumadi, Wakil Bupati Nganjuk yang berada di lokasi kejadian, sejak kejadian kemarin langsung memerintahkan kepada BPBD Nganjuk dan dibantu dengan Basarnas dari Trenggalek, guna proses pencarian korban.

Hingga hari ini, proses masih dilakukan dengan menggunakan ban dan perahu karet, namun hingga saat ini belum ada tanda tanda jenazah korban. Rencananya proses pencarian akan terus dilakukan sampai 7 hari ke depan. (pul)

Berita Terkait

Lima Santri Mandi di Sungai, 1 Tewas

Peringatan Hari Santri Nasional Menjadi Kunjungan Pertama Wapres ke Jatim

PC Ansor Situbondo Bersholawat Tradisi Merawat Islam Ahlussunnah Waljamaah

Tantangan Santri Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0
Berita Terpopuler
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  5 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  16 jam

Perusahaan Properti di Indonesia yang Mengutamakan Kepuasan Konsumen
Peristiwa  18 jam

Warga Ngawi Temukan Mortir Aktif di Aliran Sungai Bengawan
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber