Berita Terbaru :
Pasien Covid-19 Klaster Pabrik Salem Meningkat, Gugus Tugas Persiapkan Ruang Isolasi Tambahan
Bayar Palawija Ratusan Juta Dengan Cek Kosong, Pasutri Siri Ini Mendekam di Sel Tahanan
Susah Jaringan Internet, Polsek Galis Fasilitasi Siswa Belajar Daring
Residivis Narkoba Ditangkap di Tengah Sawah
Gelar Pelatihan TOT, Pos Gabungan Siapkan Relawan Pencegahan Covid-19
Penghuni Sel Polres Lamongan Lakukan Rapid Tes
Perempuan Pegawai Bank Terkonfirmasi Positif Covid-19
39.182 Pengangguran Baru di Bojonegoro Selama Pandemi Covid-19
Diduga Terinveksi Covid-19, Pria Paruh Baya Mati Mendadak Didalam Angkot
Ketua DPRD Ngawi Minta KPU-Bawaslu Fokus Peningkatan Partisipasi Pemilih
Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
Bupati Lantik 37 Pejabat Jelang Pilkada
Dua Danau di Lumajang Menyusut
Nenek 83 Tahun Hidup Rentah di Gubug Reot Tak Tersentuh Pemerintah
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
   

Banjir Kembali Merendam Beberapa Desa Akibat Luapan Sungai Wrati
Tapal Kuda Dan Madura  Minggu, 01-03-2020 | 17:31 wib
Reporter : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Tiga desa kembali terendam banjir yang datang pada Sabtu (29/2) malam, setelah air mulai surut akibat banjir tiga hari sebelumnya. Warga hanya bisa menunggu air surut untuk beraktifitas kembali, bahkan banjir kali ini juga merendam kantor desa, akibat dari luapan sungai wrati yang melintas beberapa desa.

Tiga desa di Kecamatan Beji yang masih terendam banjir hingga Mingu (1/3) siang ini, yaitu Desa Kedung Ringin, Kedung Boto, dan Balung Rejo, yang banjir sebelumnya belum sepenuhnya surut kembali terendam banjir.

Warga, Karsudi, mengetakan, ketinggian air di jalan desa bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga 50 sentimeter, sedangkan di dalam rumah rata-rata 20 sentimeter dan merendam perabotan rumah tangga yang belum sempat terselematkan.

Selain merendam jalan desa dan rumah-rumah warga, banjir yang ada di Desa Kedung Boto Kecamatan Beji, juga merendam kantor desa setempat, beruntung tidak ada aktifitas pelayanan desa, karena libur hari minggu.

Banjir ini disebabkan luapan sungai wrati yang melintasi beberapa desa, dan kemungkinan surut beberapa hari kedepan. Pasanya debit air masih cukup tinggi dan meluber kepemukiman warga dan area persawahan. (yos)

 




Berita Terkait

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19

Sempat Lumpuh Akibat Banjir, Jalur Pantura Dibuka

Empat Sungai Meluap, Pasuruan Dikepung Banjir, Jalur Pantura Lumpuh

Banjir Kembali Merendam Beberapa Desa Akibat Luapan Sungai Wrati
Berita Terpopuler
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  4 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  15 jam

Perusahaan Properti di Indonesia yang Mengutamakan Kepuasan Konsumen
Peristiwa  17 jam

Warga Ngawi Temukan Mortir Aktif di Aliran Sungai Bengawan
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber