Berita Terbaru :
Satlantas Ponorogo Cari Warga Miskin dan Bagikan Sembako
3 Bus Pekerja Pabrik Salem Situbondo Terjaring Operasi Patuh
Dikbud Larang Guru-Guru Bepergian Ke Luar Kota
Pasien Covid-19 Klaster Pabrik Salem Meningkat, Gugus Tugas Persiapkan Ruang Isolasi Tambahan
Bayar Palawija Ratusan Juta Dengan Cek Kosong, Pasutri Siri Ini Mendekam di Sel Tahanan
Susah Jaringan Internet, Polsek Galis Fasilitasi Siswa Belajar Daring
Residivis Narkoba Ditangkap di Tengah Sawah
Gelar Pelatihan TOT, Pos Gabungan Siapkan Relawan Pencegahan Covid-19
Penghuni Sel Polres Lamongan Lakukan Rapid Tes
Perempuan Pegawai Bank Terkonfirmasi Positif Covid-19
39.182 Pengangguran Baru di Bojonegoro Selama Pandemi Covid-19
Diduga Terinveksi Covid-19, Pria Paruh Baya Mati Mendadak Didalam Angkot
Ketua DPRD Ngawi Minta KPU-Bawaslu Fokus Peningkatan Partisipasi Pemilih
Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
Bupati Lantik 37 Pejabat Jelang Pilkada
   

Sempat Lumpuh Akibat Banjir, Jalur Pantura Dibuka
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 03-03-2020 | 11:22 wib
Reporter : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Jalur pantura Pasuruan yang sempat lumpuh total karena banjir, akhirnya dibuka kembali pada Selasa (3/3) pagi, ketinggian banjir masih 30 centimeter.

Arus lalu lintas masih tersendat, sementara di perkampungan ketinggian air masih setengah meter, warga yang hendak beraktivitas terpaksa harus  dievakuasi dengan perahu karet.

Jalur pantura di jalan Raya Kraton, tepatnya Desa Tambak Rejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, mulai dibuka pukul 04.00 Wib.

Namun arus lalu lintas tetap merambat, karena masih terdapat genangan air setinggi 30 centimeter. Sejumlah kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 harus hati- hati saat melintasi jalur Surabaya- Probolinggo ini.

Sebelumnya, jalur yang menghubungkan antar provinsi ini sempat lumpuh total karena ketinggian air mencapai 50 sentimeter. Arus lalu lintas ditutup dan dialihkan ke jalur laternatif dan tol.

Kasi Kedaruratan BPBD Kota Pasuruan, Moh Murtadho, mengatakan, ketinggian air di pemukiman warga masih mencapai setengah meter, warga yang hendak beraktivitas terpaksa harus dievakuasi dengan perahu karet.
 
Sebagian warga yang terdampak banjir, melakukan bersih-bersih di dalam rumahnya, sambil menunggu air banjir surut.
Sementara bantuan nasi bungkus telah didistribusikan oleh pihak BPBD dan kecamatan, kepada korban banjir. (yos)

Berita Terkait

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19

Sempat Lumpuh Akibat Banjir, Jalur Pantura Dibuka

Empat Sungai Meluap, Pasuruan Dikepung Banjir, Jalur Pantura Lumpuh

Banjir Kembali Merendam Beberapa Desa Akibat Luapan Sungai Wrati
Berita Terpopuler
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  5 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  15 jam

Perusahaan Properti di Indonesia yang Mengutamakan Kepuasan Konsumen
Peristiwa  18 jam

Warga Ngawi Temukan Mortir Aktif di Aliran Sungai Bengawan
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber