Berita Terbaru :
Bebas Zona Merah, Dinas Pendidikan Jatim Akan Tambah Sekolah Tatap Muka
Tolak UU Cipta Kerja, Demo Ribuan Buruh Macetkan Perempatan Rajabali
Sejumlah Perkantoran dan Toko Tutup, Massa Aksi Berkumpul di Jalan Basuki Rahmat Menuju Grahadi
Viral, Aksi Patriotik Abang Becak Mengganti Bendera Rusak Dengan Baru Dari Hasil Urunan Sendiri
BNNP Musnahkan 11 Kilogram Barang Bukti Sabu
Pemkot Surabaya Gelar Deklarasi Jogo Suroboyo Damai
Abaikan Prokes, Ratusan Pelaku UMKM Berdesakan Ambil Formulir Bantuan Presiden
Gelar Aksi Demo, Puluhan Mahasiswa Blokir Jalur Pantura
Curi Emas Senilai Rp 128 Juta, Dua Pencuri Diringkus Polisi
Susur Sungai, Bupati Temukan Sampah Popok Bayi Potensi Mencemari
Polisi Gelar Rekontruksi Kasus Pengeroyokan Berujung Kematian
Derita Bocah 5 Tahun, Setelah Kaki Kanannya Harus Diamputasi
Pasca Kiyai Kampung Tarik Dukungan, Wakil Ketua Pemenangan Kelana Angkat Bicara
Warga Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Pohon Jati
Diduga Langgar Netralitas, ASN di Banyuwangi Dilaporkan ke Bawaslu
   

Bapak Anak di Tuban Kompak Curi Barang Mewah
Pantura  Rabu, 04-03-2020 | 06:15 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Satuan Reserse Kriminal Polres Tuban, mengamankan sedikitnya 10 pelaku pencurian, dengan pemberatan yang kerap beraksi di wilayah Kota Bumi Wali. Foto: Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Bapak dan anak di Kabupaten Tuban, kompak melakukan aksi pencurian dengan pemberatan. Keduanya bersekongkol membobol sebuah rumah, dan menggasak barang-barang mewah yang ada di rumah korban. Petugas berhasil menangkap kedua pelaku usai mendapati laporan dari korban.

Kedua pelaku tersebut adalah Sholiqin alias Tamijo, (50) dan anaknya, Choirul Ibad, (21), warga Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban. Kelompok pencuri ini menyatroni rumah M Lutfi Ansori, (28), yang berada di Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang. Sejumlah barang-barang mewah berharga digondol bapak dan anak ini dari dari rumah korban. Seperti handphone, tablet, laptop, gelang dan 3 tas dompet.

Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono menjelaskan, tim Resmob Satreskrim yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan kurang lebih 2 bulan. "Keduanya ditangkap di Surabaya dalam waktu berbeda," kata Kapolres Tuban.

Meski demikian, sang ayah yang sebelumnya pernah beberapakali masuk penjara karena menjadi otak perampasan ini berkelit. Ia mengaku hanya memberikan HP hasil curiannya kepada sang anak, lantaran sang anak butuh HP.

Sementara itu, Kapolres Tuban, mengungkapkan, bahwa dari hasil penyidikan, tersangka ini memang memberikan keterangan saling lempar dan berbeda-beda. "Kedua pelaku pencurian bapak dan anak tersebut dijerat Pasal 480 KUHP dengan ancaman pidana 4 tahun penjara," jelasnya.

Selain menangkap bapak-anak ini, Polres Tuban juga menangkap 8 pelaku pencurian dengan pemberatan lain. Seluruh pelaku kini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Tuban, untuk menunggu proses hukum lebih lanjut. (yos)

Berita Terkait

Polres Kediri Kota Tangkap Belasan Pelaku Tindak Pidana

Angka Kriminalitas Menurun Saat Pandemi Covid-19

Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat

Bapak Anak di Tuban Kompak Curi Barang Mewah
Berita Terpopuler
Pembelajaran Tatap Muka SMA/SMK Tergantung Izin Kepala Daerah
Pendidikan  9 jam

Razia Kos, Petugas Ciduk 11 Pasangan Mesum yang Asik Berduaan di Kamar
Peristiwa  5 jam

Penyekatan Massa Demo di Depan Gedung DPRD
Malang Raya  6 jam

Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Metropolis  7 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Jatim Awan

Petani 24 Desa Terancam Kekeringan Akibat Tak Ada Saluran ke Sungai Induk
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber