Berita Terbaru :
Kabupaten Gresik Siap Menghadapi New Normal Dengan Penguatan Aturan
Masa Transisi New Normal Berlangsung Selama 14 Hari
Jawa Timur Sentuh Angka 4583 Orang Terkonfirmasi Positif Covid 19
Mobil Combat Laboratorium Sudah di Surabaya dan Akan Ditambah 1 Unit
HUT Surabaya, Masyarakat Berziarah Ke Makam Bung Tomo dan Dokter Soetomo
Surabaya Zona Merah, BIN Perpanjang Waktu Rapid Test Massal
Miliki Jiwa Sosial Tinggi, RT/RW di Surabaya Bentuk GERMAS Menangkan Machfud Arifin
Dengan Nasi Tumpeng, Walikota Surabaya Peringati Hari Jadi Surabaya Ke 722
Seorang Nenek Ditemukan Tewas Membusuk Di Dalam Rumah
Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Antisipasi Covid - 19 Pasca Libur Lebaran, Ratusan Karyawan Pabrik Dirapid Test
Kuliner Khas Madura Yang Hanya Dibuat di Hari Ke-7 Setelah Lebaran
Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah 7 Orang, 2 Di Antaranya Ibu Yang Melahirkan
Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
   

Antisipasi Longsor, Khofifah Ajak Tanam Vetiver Secara Massif
Mataraman  Jum'at, 13-03-2020 | 01:13 wib
Reporter : M.Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak semua elemen melakukan gerakan menanam rumput vetiver secara massif, termasuk pemerintah kabupaten kota. Ini dilakukan untuk mengantisipasi bencana longsor.

Saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Magetan, gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak semua elemen masyarakat, pemerintah kabupaten kota di jawa timur, untuk melakukan gerakan penanaman rumput vetiver, untuk mengantisipasi longsor.

"Rumput yang juga dikenal dengan nama akar wangi ini, dinilai sangat efektif untuk mencegah tanah longsor, karena bisa memiliki akar lima hingga enam meter yang bisa mencengkram tanah," jelas Khofifah.

Pihaknya sudah melakukan gerakan penanaman rumput vetiver ini, dengan menanam kurang lebih 200 ribu vetiver yang sudah ditanam. "Gerakan ini harus diikuti oleh pemerintah kabupaten kota di Jawa Timur, termasuk Kabupaten Magetan, yang juga rawan longsor," imbuhnya.

Di Kabupaten Magetan, penananaman vetiver baru dilakukan oleh PDAM lawu tirta. Para karyawan di bagian teknik ini, menanam di tebing-tebing dekat sumber air, yang rawan longsor, atau yang pernah longsor sebelumnya. (yos)

Berita Terkait

Antisipasi Longsor, Khofifah Ajak Tanam Vetiver Secara Massif

Penanganan Laka Air, BPBD Siagakan 2 Perahu di Sarangan

BMKG Menghimbau Warga Jatim Tetap Waspada Potensi Hujan Lebat 24-29 Januari 2020

Sebanyak 67 Personil Kusus Penanganan Bencana Siap Diterjunkan
Berita Terpopuler
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Metropolis  20 jam

Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  20 jam

Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Malang Raya  10 jam

Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Covid-19  8 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber