Berita Terbaru :
Masa Transisi New Normal Berlangsung Selama 14 Hari
Jawa Timur Sentuh Angka 4583 Orang Terkonfirmasi Positif Covid 19
Mobil Combat Laboratorium Sudah di Surabaya dan Akan Ditambah 1 Unit
HUT Surabaya, Masyarakat Berziarah Ke Makam Bung Tomo dan Dokter Soetomo
Surabaya Zona Merah, BIN Perpanjang Waktu Rapid Test Massal
Miliki Jiwa Sosial Tinggi, RT/RW di Surabaya Bentuk GERMAS Menangkan Machfud Arifin
Dengan Nasi Tumpeng, Walikota Surabaya Peringati Hari Jadi Surabaya Ke 722
Seorang Nenek Ditemukan Tewas Membusuk Di Dalam Rumah
Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Antisipasi Covid - 19 Pasca Libur Lebaran, Ratusan Karyawan Pabrik Dirapid Test
Kuliner Khas Madura Yang Hanya Dibuat di Hari Ke-7 Setelah Lebaran
Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah 7 Orang, 2 Di Antaranya Ibu Yang Melahirkan
Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
   

Diduga Sakit, Imam Mushola Membusuk di Dalam Rumah
Mataraman  Sabtu, 14-03-2020 | 14:50 wib
Reporter : Ega Patria
Madiun pojokpitu.com, Diduga karena sakit, seorang imam mushola di Kota Madiun membusuk di dalam rumahnya. Diawali dari kecuriaan warga hampir 1 minggu korban tidak mengimami mushola dilingkungan tersebut.

Hari Susanto ditemukan meninggal di dalam rumahnya jalan Margobawero 11 Kelurahan Mojorejo , Kecamatan Taman Kota Madiun. Petugas dibantu warga membobol pintu rumah Hari Susanto yang sedang terkunci, dan ditemukan tubuhnya sudah terbujur kaku di ruang tengah dan menimbulkan aroma yang menyengat.

Siti Kasminah, tetangga korban mengatakan, dirinya merasa curiga karena hari Susanto yang rajin menjadi imam di Mushola setempat seminggu terakhir tidak datang ke Mushola. "Saat saya meminta tetangga lainya mengecek ke rumahnya dan diketemukan Hari Susanto sudah tak bernyawa," jelas Siti Kasmninah.

Sementara itu, Wahyu Haris, Ketua RT setempat mengatakan, korban dikenal pekerja keras, dari pagi sampai malam dirinya bekerja sebagai penjual es keliling. "Korban juga sempat bercerita bahwa dirinya merasakan pusing dan tidak enak badan," ujar Wahyu.

Kapolsek Taman, AKP Setyo Wiyono, mengatakan dari hasil hasil pemeriksaan awal  meninggal dikarenakan sakit. "Korban memiliki riwayat tekanan darah tinggi," terang Kapolsek.

Oleh petugas, jenazah korban dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan visum. (yos)


Berita Terkait

Diduga Sakit, Imam Mushola Membusuk di Dalam Rumah
Berita Terpopuler
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Metropolis  20 jam

Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  20 jam

Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Malang Raya  10 jam

Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Covid-19  7 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber