Berita Terbaru :
Ratusan Tenaga Medis Jatim Terpapar Covid-19
Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Adik Positif Corona, Keluarga Via Vallen Dijauhi Tetangga
Ini yang Terjadi pada Tubuh ketika Mengonsumsi Terlalu Banyak Gula
Tingginya Kasus Covid-19, Pemkot Tak Berharap Seperti Wuhan
Dampak PSBB, Harga Daging Ayam di Pasar Tradisional Naik
Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Kampung Tangguh di Mojokerto Dilengkapi Bilik Sanitezer Hingga Lumbung Pangan
Ciptakan Gelang Corona Untuk Pasien Covid-19 yang Bandel
Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peduli, Ratusan APD Dibagikan ke Seluruh Puskesmas Ponorogo
Kabar Sedih dari Nissan untuk Eropa dan Negara Berkembang
PSBB Tahap Tiga, Koramil Berikan Bantuan Sembako
Pedagang Dari Luar Daerah Wajib Memiliki Surat Keterangan Bebas Rapid Test
   

Vokalis Band Hello Penuhi Panggilan Polda Jatim
Metropolis  Kamis, 19-03-2020 | 10:08 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Vokalis Band Hello, Widi Nugroho, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim. Widi menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus investasi ilegal memiles yang beromzet mencapai Rp 750 miliar.

Setelah sempat mangkir, vokalis Band Hello, Widi Nugroho, Rabu (18/3) memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim. Widi datang bersama pengacaranya hadir untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.
 
Sebelum diperiksa, widi sempat memberikan keterangan bahwa dirinya menjadi member memiles, sejak tahun 2019 lalu dan telah menyetor uang Rp 350 juta. Namun, hingga kini Widi belum menerima reward atau bonus dari PT Kam And Kam.

"Saya tertarik berinvestasi memiles karena ajakan rekan, dan percaya dengan reward yang diberikan kepada member. Namun, hingga kini, reward yang diharapkan tak kunjung diterima," kata Widi.

Dengan kondisi ini, Widi mengaku menjadi korban karena iming-iming reward yang ternyata tak pernah diterimanya. Selain menjadi member, Widi juga sempat dikontrak PT Kam And Kam, sebagai pengisi acara untuk menjadi endorse invetasi memiles.

Seperti diketahui, pada awal tahun 2020, Ditreskrimsus Polda Jatim berhasil membongkar kasus investasi ilegal memiles beromset Rp 750 miliar. Dalam kasus ini, polisi menetapkan lima tersangka. Bahkan, delapan artis juga diperiksa sebagai saksi karena diduga terlibat dalam kasus investasi ilegal tersebut. Para artis ini dikontrak sebagai endorse untuk mempromosikan investasi ilegal memiles. (PUL)

Berita Terkait

Sempat Disegel, Aset Jalan Musi Kembali Dibuka

Vokalis Band Hello Penuhi Panggilan Polda Jatim

Member Pro Memiles, Gelar Unjuk Rasa di Kejati Jawa Timur

Polda Jatim Sita Barang Bukti Baru Asset Memiles
Berita Terpopuler
Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  54 menit

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  4 jam

Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peristiwa  7 jam

Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber