Berita Terbaru :
Sekolah Siap Jalani Tatanan Baru New Normal
Dishub Tuban Ciptakan Garis Jaga Jarak Mirip di Moto GP
Wali Murid Khawatir Apabila Anaknya Kembali Masuk Sekolah
Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Tim Gugus Tugas Covid 19 Ponorogo Sudah Lakukan 2000 Rapid Tes
Bupati Intruksikan Tegas Lakukan Pembubaran Tempat Berkumpulnya Warga
KPU Butuh Tambahan Anggaran Rp 9 Miliar Untuk Penerapan Protokol Kesehatan
Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Harga Empon-Empon Anjlok di Pasar Tradisional
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
   

Hari Raya Nyepi Tiadakan Tawur Agung
Rehat  Rabu, 25-03-2020 | 13:12 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Umat Hindu Jombang akan merayakan hari raya tahun 2020 di rumah masing masing tanpa menggelar sembahyang nggembak geni dan darmasanti ke sanak famili. Foto Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Di tengah serangan virus corona, umat Hindu di Jombang meniadakan sejumlah tradisi meyambut hari raya nyepi. Sembahyangan yang biasa dilakukan umat Hindu sebelum bertapa hingga ogoh ogoh gagal dibakar.

Suasana Pura  Amertabuana, Dusun Ngepeh Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Jombang, Rabu (25/3) pagi, sudah mulai melakukan nyepi. Mereka sudah melakukan  empat pantangan di hari nyepi, yakni amati karya, atau tidak bekerja, amati lelungan, tidak bepergian, amati  geni, tidak menyalakan api, dan amati lelanguan tidak bersenang-senang.

Sebelum memasuk tapa brata ini, biasanya digelar tawur agung atau mengarak ogoh ogoh keliling kampung. Namun ditengah musibah virus corona semua kegiatan sebelum nyepi ditiadakan. Termasuk  sembahyang juga dilakukan dalam jumlah terbatas.

Wijiono salah satu pengurus pura mengaku, peniadaan sejumlah kegiatan perayaan dilakukan sesuai dengan intruksi pemerintah. Sebagai bentuk kepatuhan untuk mencegah penyebaran virus maka ritual ritual yang biasa ada di hari raya nyepi ditiadakan.

Bahkan pasca nyepi Kamis (26/3) besok, seluruh umat juga tidak akan melakukan darmasanti atau ujung ujung ke sanak saudara dan tokoh umat. Umat hindu akan tetap berada di rumah merayakan hari raya di rumah masing masing.  Mereka berharap musibah ini segera teratasai dan mereka bisa kembali melaksanakan ritual keagamaan bersama di pura. (pul)

Berita Terkait

Umat Hindu Suku Tengger Menggelar Tapa Brata Hari Raya Nyepi

Hari Raya Nyepi Tiadakan Tawur Agung

Potensi Pawai Ogoh-Ogoh, Agenda Pariwisata Tahunan

Umat Hindu Rayakan Tahun Baru Dengan Ritual Ngembak Geni
Berita Terpopuler
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
Malang Raya  14 jam

Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Mlaku - Mlaku  8 jam

Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Malang Raya  12 jam

Wali Murid Khawatir Apabila Anaknya Kembali Masuk Sekolah
Pendidikan  7 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber