Berita Terbaru :
Wali Murid Khawatir Apabila Anaknya Kembali Masuk Sekolah
Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Tim Gugus Tugas Covid 19 Ponorogo Sudah Lakukan 2000 Rapid Tes
Bupati Intruksikan Tegas Lakukan Pembubaran Tempat Berkumpulnya Warga
KPU Butuh Tambahan Anggaran Rp 9 Miliar Untuk Penerapan Protokol Kesehatan
Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Harga Empon-Empon Anjlok di Pasar Tradisional
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
   

Gubernur Jatim Khofifah Minta Tambahan Kuota Baju APD Kualitas Premium
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 02-04-2020 | 11:16 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Khofifah Indar Parawansa, gubernur Jatim bersama satgas covid-19 provinsi jawa timur, melakukan kunjungan ke pabrik garmen PT Putrateja Sempurna. Foto: Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Minimnya ketersedian baju APD untuk tim medis perawat pasien vorus corona, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Rabu (1/4) sore kunjungi pabrik garmen di Kota Probolinggo, Jawa Timur, yang memproduksi baju APD berkualitas standar WHO.

Sampai saat ini banyak permintaan dari satgas covid - 19 di seluruh Jawa Timur, minimnya ketersediaan baju Alat Pelindung Diri (APD) untuk tim medis yang menangani pasien virus corona, di sejumlah rumah sakit se Jawa Timur.

Selain melihat langsung produksi massal baju APD medis di pabrik garmen ini, gubernur jatim melakukan uji kelayakan baju APD oleh tim dokter satgas covid - 19 dari Rumah Sakit Dokter Soetomo Surabaya.

Baju buatan pabrik garmen tersebut, teruji tahan air dan tidak tembus percikan air, dan dinyatakan masuk dalam katagori berkwalitas premium sehingga layak digunakan untuk tim medis yang berjuang menangani pasien virus corona di seluruh Jawa Timur nantinya.

Dalam sebulan pabrik garmen bisa memproduksi 1 juta baju APD, gubernur jatim minta tambahan kuota baju apd produksi pabrik garmen tersebut, untuk menambah stok APD untuk satgas covid - 19 di seluruh Jawa Timur kedepannya.

Menurut Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim, dia kaget ternyata produksi baju APD justru diwilayahnya, bahkan produksi bisa mencapai 1 juta per bulan. Gubernur meminta tambahan kuota baju APD karena stok kebutuhan yang semakin menipis.

Sementara itu, menurut Supriyono, selaku CEO PT Putrateja Sempurna, pabrik garmen akan memprioritaskan produksi baju apd untuk kebutuhan nasional, agar nasib para tenaga medis selamat dari ancaman tertularnya virus covid-19. Pihaknya menyumbang 6 karung baju APD ke gubernur Jatim untuk mengurangi menipisnya stok baju APD.

Hingga saat ini di provinsi Jawa Timur positif terpapar virus corona sebanyak 103 orang, pasien dalam pengawasan bertambah menjadi 536 orang, untuk orang dalam pemantauan sebanyak 7328 orang. (yos)

Berita Terkait

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh di Zona Merah Terdampak Covid 19

Khofifah Pastikan RS Lapangan Khusus Isolasi Pasien ODP dan PDP

Khofifah Ajak Masyarakat Bersiap Hidup The New Normal

Perkuat Sistem Kesehatan, Pemprov Revisi RPKD 2021
Berita Terpopuler
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
Malang Raya  8 jam

Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Malang Raya  6 jam

Tim Gugus Tugas Covid 19 Ponorogo Sudah Lakukan 2000 Rapid Tes
Kesehatan  3 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber