Berita Terbaru :
Wali Murid Khawatir Apabila Anaknya Kembali Masuk Sekolah
Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Tim Gugus Tugas Covid 19 Ponorogo Sudah Lakukan 2000 Rapid Tes
Bupati Intruksikan Tegas Lakukan Pembubaran Tempat Berkumpulnya Warga
KPU Butuh Tambahan Anggaran Rp 9 Miliar Untuk Penerapan Protokol Kesehatan
Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Harga Empon-Empon Anjlok di Pasar Tradisional
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
   

Tergugah Membantu Para Medis Covid-19, Perajin Busana Beralih Produksi APK
Tapal Kuda Dan Madura  Sabtu, 04-04-2020 | 08:15 wib
Reporter : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Tergugah untuk membantu para tim medis yang sedang berjuang dalam menangani virus corona, salah satu perajin bordir di Pasuruan beralih memproduksi alat pelindung diri (APD). Tak tanggung-tanggung hanya dalam hitungan hari, pesanan dari berbagai kota besar di Indonesia berdatangan, karena diklaim sesuai dengan standart dunia.

Rumah Busana Faiza Bordir, yang berada di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, dalam sepekan terakhir aktivitas ramai setelah produksi, busana diganti dengan alat pelindung diri (APD).

Hal itu dilakukan karena prihatin keterbatasan APD yang sangat diperlukan para medis sebagai garda terdepan dalam menangani virus covid-19.

Mulanya dalam proses pembuatan sempat mengalami kesulitan, namun setelah adanya panduan akhirnya dapat diselesaikan dengan baik dan sesuai dengan standart APD di dunia, dengan menggunakan kain khusus tahan air atau spunbond dengan kualitas di atas rata-rata.

Untuk memenuhi pesanan yang begitu banyak dalam sepekan ini, perajin busana bordir ini memperkerjakan sedikitnya 50 tenaga wanita penjahit.

Untuk tenaga memotong kain APD , ia harus mendatangkan seorang pria yang sebelumya, pekerjaannya memotong kain di tempat usahanya. Rata-rata pekerja, sehari mampu menyelesaikan 500 biji APD.

Beralihnya produksi busana ke APD ini dikarenakan pemilik bordir Faizah, merasa tergugah  karena prihatin banyaknya tenaga medis yang mengalami kekurangan APD saat menangani virus corona.

Untuk harga, Faiza tidak memanfaatkan situasi yang saat ini sangat diperlukan para medis, selain berpartisipasi dalam membantu penanganan virus covid-19, dirinya hanya membandrol Rp 65 ribu per biji.

Saat ini harus memenuhi pesanan dari Surabaya, Bali, Jakarta, bahkan Kalimantan, dalam jumlah sekitar puluhan ribu APD,yang dipesan oleh para medis di setiap daerah.(end)




Berita Terkait

Tergugah Membantu Para Medis Covid-19, Perajin Busana Beralih Produksi APK
Berita Terpopuler
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
Malang Raya  7 jam

Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Malang Raya  6 jam

Tim Gugus Tugas Covid 19 Ponorogo Sudah Lakukan 2000 Rapid Tes
Kesehatan  2 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber