Berita Terbaru :
Masa Transisi New Normal Berlangsung Selama 14 Hari
Jawa Timur Sentuh Angka 4583 Orang Terkonfirmasi Positif Covid 19
Mobil Combat Laboratorium Sudah di Surabaya dan Akan Ditambah 1 Unit
HUT Surabaya, Masyarakat Berziarah Ke Makam Bung Tomo dan Dokter Soetomo
Surabaya Zona Merah, BIN Perpanjang Waktu Rapid Test Massal
Miliki Jiwa Sosial Tinggi, RT/RW di Surabaya Bentuk GERMAS Menangkan Machfud Arifin
Dengan Nasi Tumpeng, Walikota Surabaya Peringati Hari Jadi Surabaya Ke 722
Seorang Nenek Ditemukan Tewas Membusuk Di Dalam Rumah
Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Antisipasi Covid - 19 Pasca Libur Lebaran, Ratusan Karyawan Pabrik Dirapid Test
Kuliner Khas Madura Yang Hanya Dibuat di Hari Ke-7 Setelah Lebaran
Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah 7 Orang, 2 Di Antaranya Ibu Yang Melahirkan
Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
   

Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Metropolis  Sabtu, 04-04-2020 | 12:10 wib
Reporter : Dewi Imroatin,
Pasar Kapasan Surabaya. Foto Aris Rahmadani
Surabaya pojokpitu.com, Penutupan Pasar Kapasan Surabaya menuai protes keras dari wakil rakyat di DPRD Surabaya. Bahkan Komisi B DPRD Surabaya meminta penundaan penutupan pasar, dikarenakan hingga detik ini belum ada hasil tes yang menunjukan yang diduga terkonfirmasi covid 19 positif terjangkit.

John Thamrun Anggota Komisi B DPRD Surabaya mendatangi langsung Pasar Kapasan Surabaya. Politisi dari Fraksi PDIP ini menegaskan, meminta PD Pasar Surya melakukan penundaan penutupan Pasar Kapasan, dikarenakan orang yang diduga terkonfirmasi belum ada hasil tes positif covid 19. "Yang bersangkutan memang dalam posisi sakit panas-dingin dan memiliki sakit bawaan yakni diabetes, dan yang bersangkutan sudah melakukan isolasi diri di rumah sakit sejak 2 minggu yang lalu, dan hingga detik ini belum ada hasil terkonfirmasi positif covid 19," kata John Thamrun.

John Thamrun menegaskan, penutupan Pasar Kapasan ini dilakukan secara sepihak, tanpa ada latar belakang hasil lab positif covid 19. Untuk itu pihaknya mendesak penundaan dan mencabut surat penutupan tersebut, sampai ada hasil lab yang bersangkutan positif covid 19.

John Thamrun yakin, penutupan Pasar Kapasan akan mempengaruhi ekonomi ribuan pedagang yang butuh menghidupi keluarganya. "Harusnya PD Pasar tidak asal melakukan penutupan, tapi ada dasar kuat, dan sudah ada hasilnya terkonfirmasi positif covid 19," tambah John Thamrun.

Seperti yang diberitakan, Pemkot Surabaya melalui PD Pasar Surya mengeluarkan surat pemberitahuan penutupan sementara Pasar Kapasan, Surabaya dikarenakan ada satu orang yang terkonfirmasi covid 19. Namun pedagang pasar kapasan menolak penutupan Pasar Kapasan, dikarenakan akan berdampak pada ekonomi. Bahkan para pedagang khawatir akan bangkrut.(pul)




Berita Terkait

Pasar Kapasan Surabaya Dibuka Mulai Sabtu Pagi

Setelah 14 Hari Ditutup, Pasar Kapasan Akan Dibuka Besok

Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penundaan Penutupan

Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Berita Terpopuler
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Metropolis  20 jam

Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  20 jam

Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Malang Raya  10 jam

Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Covid-19  7 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber