Berita Terbaru :
Ratusan Tenaga Medis Jatim Terpapar Covid-19
Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Adik Positif Corona, Keluarga Via Vallen Dijauhi Tetangga
Ini yang Terjadi pada Tubuh ketika Mengonsumsi Terlalu Banyak Gula
Tingginya Kasus Covid-19, Pemkot Tak Berharap Seperti Wuhan
Dampak PSBB, Harga Daging Ayam di Pasar Tradisional Naik
Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Kampung Tangguh di Mojokerto Dilengkapi Bilik Sanitezer Hingga Lumbung Pangan
Ciptakan Gelang Corona Untuk Pasien Covid-19 yang Bandel
Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peduli, Ratusan APD Dibagikan ke Seluruh Puskesmas Ponorogo
Kabar Sedih dari Nissan untuk Eropa dan Negara Berkembang
PSBB Tahap Tiga, Koramil Berikan Bantuan Sembako
Pedagang Dari Luar Daerah Wajib Memiliki Surat Keterangan Bebas Rapid Test
   

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Pantura  Senin, 06-04-2020 | 10:41 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bojonegoro, bagian selatan selama 2 hari terakhir mengakibatkan 3 titik jalan penghubung antar kecamatan terendam banjir. Genangan air yang mencapai 40 hingga 50 centimeter membuat aktifitas warga terganggu. Seperti ruas jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Boerno menuju Kecamatan Kepohbaru dan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, pada senin (4/6) pagi.

Genangan air setinggi 40 hingga 50 centimeter merendam tiga titik jalan tersebut, masing-masing sepanjang lebih dari 1 kilometer.  Tepatnya di Jalan Desa Blongsong dan Desa Poluju, Kecamatan Boerno menuju Kecamatan Kepohbaru. Sementara 1 titik lainnya di sepanjang Desa Pohwates, Kecamatan Kepohbaru menuju Kecamatan Kedungadem.

Gangsar Prasetyo, warga pengguna jalan, menerangkan, genangan air yang menutup badan jalan serta berarus deras cukup menghambat aktifitas warga.  Kendaraan-kendaraan yang melintas terpaksa melaju pelan dan harus ekstra hati-hati agar tidak terjatuh, terperosok ke dalam kubangan banjir. Selain itu, beberapa pengendara terpaksa harus jalan kaki karena motor yang mereka kendarai mogok terendam air.

Selain curah hujan tinggi, banjir diwilayah ini juga diperparah dengan saluran air yang mengalami pendangkalan akibat  lumpur dan sampah. Dampaknya, air hujan tidak tertampung dan meluber ke atas badan jalan.

Banjir tak hanya merendam jalan, namun juga menggenangi belasan rumah warga dan sejumlah warung yang ada di tepi jalan.  Banjir yang terjadi sejak Minggu (5/4) sore kemarin juga merendam lebih dari 300 hektar areal tanaman padi milik para petani. Tanaman padi yang sudah memasuki masa panen ini, terancam rusak dan membuat petani merugi. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Banjir Rendam Jalan Utama Penghubung Dua Kecamatan Bojonegoro

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir

Banjir Kiriman Rendam Puluhan Lapak Pedagang Pasar

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Berita Terpopuler
Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  4 jam

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  49 menit

Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peristiwa  7 jam

Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber