Berita Terbaru :
Masa Transisi New Normal Berlangsung Selama 14 Hari
Jawa Timur Sentuh Angka 4583 Orang Terkonfirmasi Positif Covid 19
Mobil Combat Laboratorium Sudah di Surabaya dan Akan Ditambah 1 Unit
HUT Surabaya, Masyarakat Berziarah Ke Makam Bung Tomo dan Dokter Soetomo
Surabaya Zona Merah, BIN Perpanjang Waktu Rapid Test Massal
Miliki Jiwa Sosial Tinggi, RT/RW di Surabaya Bentuk GERMAS Menangkan Machfud Arifin
Dengan Nasi Tumpeng, Walikota Surabaya Peringati Hari Jadi Surabaya Ke 722
Seorang Nenek Ditemukan Tewas Membusuk Di Dalam Rumah
Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Antisipasi Covid - 19 Pasca Libur Lebaran, Ratusan Karyawan Pabrik Dirapid Test
Kuliner Khas Madura Yang Hanya Dibuat di Hari Ke-7 Setelah Lebaran
Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah 7 Orang, 2 Di Antaranya Ibu Yang Melahirkan
Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
   

Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 07-04-2020 | 01:16 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Dalam menghadapi gelombang kedatangan pemudik, Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, siapkan hotel hingga gedung sekolah untuk para pemudik yang datang ke Kabupaten Probolinggo. Nantinya pemudik wajib dikaratina selama 14 hari sebelum sampai ke kampung halaman.

Pemerintah Kabupaten Probolinggo, benar-benar ingin wilayahnya aman dari zona merah, sampai saat ini warga yang positif virus korona masih zero. Menghadapi gelombang kedatangan pemudik, Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, melakukan beberapa strategi, salah satunya menyiapkan hotel dan gedung sekolah untuk mengkarantina pemudik selama 14 hari. Tidak tanggung-tanggung, tempat isolasi ini berada di 24 kecamatan.

Jadi jika datang ke Probolinggo pada saat mudik lebaran ini, pemudik tidak seenaknya langsung pulang ke kampung halaman masing-masing, tapi harus dikarantina selama 14 hari. Salah satu tempat untuk mengkarantina pemudik, yakni hotel sari indah, di Desa Pajurangan, Kecamatan Gending. Nantinya pemudik akan menempati kamar-kamar ini dan setiap hari diperiksa kesehatannya.

"Langkah karantina pemudik ini merupakan langkah terakhir jika warga tetap pulang kampung. Selain diperiksa kesehatan secara teratur, juga akan mendapat jatah makan 3 kali sehari," jelas Puput Tantriana Sari.

Setidaknya ada beberapa hotel yang akan digunakan isolasi karantina mandiri, terutama di perbatasan dengan kabupaten tetangga. "Jika nanti gelombang pemudik terus bertambah, pemerintah akan gunakan gedung-gedung sekolah, baik gedung SD maupun gedung SMP," ujarnya.

Arifin, manager hotel sari indah, tidak mempermasalhkan hotelnya dijadikan tempat karantina. Apalagi ditengah wabah covid 19 ini.

Kabupaten Probolinggo sendiri, saat ini dikepung 3 kabupaten tetangga yang warganya positif virus corona. Data hingga Minggu (5/4) malam, jumlah orang dalam pemantauan sebanyak 245 orang, 35 orang selesai dipantau. Pasien dalam pengawasan sebanyak 6 orang, pasien positif masing kosong. (yos)

Berita Terkait

Jumlah Warga Isolasi di Desa Jati Waru Bertambah 509 Jiwa

Tenaga Kesehatan Diisolasi, Warga Resah

25 Tenaga Kesehatan Terpapar Covid 19

Hotel Luncurkan Promo Isolasi Mandiri
Berita Terpopuler
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Metropolis  19 jam

Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  19 jam

Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Malang Raya  9 jam

Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Covid-19  7 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber