Berita Terbaru :
Ratusan Tenaga Medis Jatim Terpapar Covid-19
Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Adik Positif Corona, Keluarga Via Vallen Dijauhi Tetangga
Ini yang Terjadi pada Tubuh ketika Mengonsumsi Terlalu Banyak Gula
Tingginya Kasus Covid-19, Pemkot Tak Berharap Seperti Wuhan
Dampak PSBB, Harga Daging Ayam di Pasar Tradisional Naik
Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Kampung Tangguh di Mojokerto Dilengkapi Bilik Sanitezer Hingga Lumbung Pangan
Ciptakan Gelang Corona Untuk Pasien Covid-19 yang Bandel
Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peduli, Ratusan APD Dibagikan ke Seluruh Puskesmas Ponorogo
Kabar Sedih dari Nissan untuk Eropa dan Negara Berkembang
PSBB Tahap Tiga, Koramil Berikan Bantuan Sembako
Pedagang Dari Luar Daerah Wajib Memiliki Surat Keterangan Bebas Rapid Test
   

Jelang Puasa dan Dampak Corona, Harga Daging Naik
Ekonomi Dan Bisnis  Kamis, 09-04-2020 | 05:04 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Jelang ramadhan, harga daging ayam dan sapi di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Tuban, mengalami kenaikan harga. Kenaikan terjadi hingga kisaran Rp 5 ribu perkilogramnya. Foto Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Jelang ramadhan, harga daging ayam dan sapi di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Tuban, mengalami kenaikan harga. Kondisi tersebut salah satunya seperti terpantau di Pasar Pramuka, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Rabu (8/4) pagi.

Jelang ramadhan, biasanya banyak warga yang berbelanja untuk keperluan tradisi tasyakuran atau kondangan. Namun, sejak virus corona mewabah di Indonesia, kondisi pasar trasional terpantau lengang.

Kondisi ini membuat omzet pedagang daging ayam turun. Jika biasanya dalam sehari mereka mampu menjual daging ayam hingga 60 ekor ayam, kini hanya 20 hingga 30 ekor ayam.

Selain itu, harga daging ayam potong juga mengalami kenaikan. Jika biasanya perkilogramnya dijual dengan harga Rp 25 ribu perkilogramnya, kini naik menjadi Rp 30 ribu perkilogramnya.

Karti salah satu pedagang mengaku kenaikan harga ini terjadi sejak tiga hari terakhir. Sementara penjualan sepi sejak beberapa pekan terakhir, imbas dari wabah virus corona.

Sementara itu, harga daging sapi masih terpantau stabil, dikisaran Rp 100 hingga Rp 110 ribu perkilogram. Meski demikian, para pedagang memprediksi dalam beberapa hari kedepan akan mengalami kenaikan, karena seluruh pasar hewan di Tuban ditutup, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Para pedagang berharap, pandemi virus corona ini segera berakhir, agar penjualan dan kondisi pasar bisa kembali normal. (pul)

Berita Terkait

Nasi Kabuli Berkarakter Menu Alternatif Buka Puasa

Bosan Makan Daging untuk Menu Buka Puasa? Coba 10 Menu ini Sebagai Gantinya

Coconut Seafood, Menu Unik Buka Puasa dari Kedai Fatimah

Jelang Puasa dan Dampak Corona, Harga Daging Naik
Berita Terpopuler
Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  4 jam

Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peristiwa  7 jam

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  46 menit

Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber