Berita Terbaru :
Awal Musim Penghujan, Fokus Kerawanan Bencana Angin Puting Beliung dan Banjir
Kreasi Pandemi Bonsai Kelapa Media Air
Pameran Hasil Karya SMA Double Track
Bupati Lumajang Konsolidasi Pemenangan Pasangan Ladub
Usaha Ditengah Pandemi, Pengerajin Aquarium Mini Unik Tembus Pasar Internasional
Libur Panjang, Banyak Pengunjung Berwisata ke Sumber Air Growgoland
Hendak Mencuri Motor Residivis Keok Ditangan Polisi
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
   

Pengedar dan Pengguna Sabu Diringkus Usai Transaksi
Metropolis  Selasa, 14-04-2020 | 21:10 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti dua timbangan dan sepoket sabu-sabu. Foto Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Tertangkap saat transaksi, pengedar dan pembeli sabu-sabu akhirnya dijebloskan ke dalam sel tahanan Polsek Wonocolo.

Pelaku Miftahkul Huda (24) pengedar sabu asal Jalan Nginden Jangkungan dan pembelinya Alfian Ardiansyah (23) warga jalan Panduk Panjang Jiwo, akhirnya meringkuk di Sel Tahanan Polsek Wonocolo. Keduanya ditangkap Tim Anti Bandit Polsek Wonocolo seusai melakukan transaksi sabu-sabu.

Pengungkapan kasus narkotika berawal dari penangkapan tersangka Alfian, di Jalan Sidosermo. Saat digeledah, polisi menemukan satu poket sabu-sabu seberat 0,35 gram di dalam bungkus rokok yang dibeli dari tersangka Miftahkul.

Saat diperiksa polisi, tersangka Alfian mengaku membeli barang haram tersebut tersangka Miftakul seharga Rp 200 ribu. Dari keterangan itu, polisi langsung menyergap tersangka Miftahkul di rumah kostnya tanpa perlawanan.

Dari penggeledahan di rumah kos, polisi menyita barang bukti dua timbangan elektrik, yang digunakan untuk memecah sabu-sabu yang hendak dijual. Tersangka Mifthakul mengaku mendapat kiriman sabu dari seorang bandar dari dalam lembaga pemasyarakatan.

Menurut Kompol Masdawati Saragih, Kapolsek Wonocolo, pengiriman sabu-sabu itu menggunakan pola ranjau. Pengedar asal Desa Kebalandono, Babat, Lamongan itu mengaku belum setahun menjadi pengedar. Sepoket sabu-sabu, dijual Rp 200 ribu. Dalam empat hari, tersangka berhasil menjual satu gram sabu-sabu dan meraup untung mulai hingga Rp 500 ribu.

Akibat perbuatannya, tersangka miftahkul yang merupakan pengedar sabu-sabu dijerat pasal 111, 112, 113, 114 junto 132 undang-undang nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun hingga hukuman mati.

Sedangkan tersangka Alfian yang merupakan pengguna sabu-sabu, dijerat pasal 127, dengan ancaman maksimal empat tahun atau melakukan rehabilitasi. (pul)

Berita Terkait

Penyelundupan 500 Gram Sabu Di Lapas Kelas 1 Berhasil Digagalkan

Pengedar dan Pengguna Sabu Diringkus Usai Transaksi

Jadi Kurir, Seorang Wanita Selundupkan Sabu di Dalam Kemaluan

Warga Asal Tulungagung yang Menyelundupkan Sabu Ke Rutan Trenggalek Berhasil Diamankan
Berita Terpopuler
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Peristiwa  8 jam

Hendak Mencuri Motor Residivis Keok Ditangan Polisi
Peristiwa  7 jam

Libur Panjang, Banyak Pengunjung Berwisata ke Sumber Air Growgoland
Mlaku - Mlaku  6 jam

Pameran Hasil Karya SMA Double Track
Pendidikan  3 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber