Berita Terbaru :
Emil Dilaporkan Bawaslu, Herlina : Salam Dua Jari jangan Dipolitisir
Sukseskan Pemilu Polres Jember Gelar Simulasi Sispamkota
Tujuh Pemuda Pencurian dan Kekerasan Diringkus Polsek Kepanjen
Batang Tamanan Sorgum Diolah Menjadi Minuman Sirup
Demi Pelayanan Terbaik Bagi Warga Gresik, Sambari Halim Radianto Bikin Mall Pelayanan Publik
Pengangguran Jadi Pembobol Rumah Untuk Biaya Hidup
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
DPUPR Klaim Proyek Sambungan Perpipaan Beda Dengan Program PDAM
Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Hilang Kendali, Truk Boks Tabrak Pohon Hingga Terguling
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kamar Kos
Sidak Protokol Kesehatan di Pasar Hewan, Puluhan Pembeli dan Penjual Dirapid Test
Tuntut Ganti Rugi, Pemilik Kios Pasar Baru Lurug Pemkab
Satu Guru Terpapar Covid-19, SMKN 1 Bojonegoro Kembali Belajar Daring
Kenalan di Medsos, Kakek Satu Cucu Perkosa Pelajar di Rumahnya Sendiri
   

Pemkab Tulungagung Alokasikan Dana Desa Rp 59 Miliar Bagi Warga Terdampak Covid-19
Mataraman  Minggu, 19-04-2020 | 07:10 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, mengalokasikan anggaran untuk bantuan sosial dari dana desa sebesar Rp 59 miliar, bagi warga desa terdampak pandemi covid-19 yang belum tercover program-program bantuan sosial dari pemerintah.

Hal tersebut diungkapan oleh Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, usai penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat yang bekerja di sektor informal di Pendopo Kongas Arum Kusumaningbongso.

Sebanyak 510 pekerja di sektor informal, diantaranya ojek online, pedagang sayur keliling, juru parkir dan pasukan hijau ini, menerima bantuan 10 kilogram beras akibat ladang mata pencaharian mereka terdampak pendemi covid-19 .

"Untuk percepatan penanggulangan pandemi covid-19 ini, Pemkab Tulungagung telah mengalokasikan dana desa sebesar Rp 59 miliar," jelas Maryoto Birowo.

Namun terkait warga yang berhak menerima bantuan sosial non program dari pemerintah, pendataannya masih akan disinkronkan dengan penerima program pemerintah, karena untuk menghindari tumpang tindih warga penerima bantuan sosial.

Anggaran dana untuk percepatan penanggulangan pandemi covid-19, selain diambil dari pos dana desa sebesar Rp 59 miliar, juga akan diambilkan dari anggaran Pemkab Tulungagung, sehingga total anggaran yang disediakan sekitar Rp 137 miliar.

Sejauh ini di Kabupaten Tulungagung, telah terdata 81 ribu warga penerima bantuan sosial dari Dinas Sosial, melalui program BLT, program keluarga harapan, bantuan kelurga manfaat, dan program bantuan pangan non tunai dan dipastikan akan menerima bantuan akibat dampak wabah virus covid-19. (yos)




Berita Terkait

Korupsi Dana Desa Ratusan Juta Rupiah, Mantan Kades Ditahan

Ratusan Kepala Desa Dari Jatim Gruduk MK Kawal Sidang Judicial Review Dana Desa

Bhabinkamtibmas Diharapkan Ikut Awasi Penggunaan DD Untuk Penanganan Covid

Terjerat Kasus Korupsi Dana Desa Kades Ditahan
Berita Terpopuler
Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
Peristiwa  11 jam

Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Peristiwa  9 jam

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Peristiwa  12 jam

Warga Pesisir Jember Tak Terpengaruh Isu Tsunami
Peristiwa  22 jam



Cuplikan Berita
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Pojok Pitu

Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber