Berita Terbaru :
Langgar Protokol Kesehatan, Belasan Remaja Disanksi Push Up dan Hafalan Pancasila
Belajar Daring Akibat Corona, Omset Perajin Layang-Layang Meningkat
Jelang Idul Adha, DKPP Sidak Penjual Hewan Kurban
Peneliti Ecoton Temukan Limbah Mikroplastik Cemari Sungai Kalimas
Ratusan Santri Dan Guru Ponpes Al Amanah Sidoarjo Ikuti Rapid Test
MA Belum Tentukan Pasangannya, DPD Golkar Jatim Pending Rekom Definitif
11 Pengedar Narkoba di Kalangan Remaja Diringkus Polisi
Kemenag Melakukan Inovasi Penguatan Kurikulum
Jatim Membutuhkan Support Tenaga Medis
Komplotan Pelaku Pencurian Rumah Kosong Ditembak Mati
Hasil Bungunan Kurang Layak, Dewan Guru Kecewa
Gereja di Jatim Sudah Boleh Buka, Asalkan Terapkan Protokol Kesehatan
Biar Tahu Nama Pelaku, Pemalsu Tanda Tangan Akan Segera Diungkap
Siswa SMA Ikuti Rangkaian MPLS Online Dari Kantor Desa
DPRD Jatim Sedang Lakukan Revisi Perda Ketertipan Umum
   

Puluhan Warga Satu Dusun Keracunan Makanan
Mataraman  Sabtu, 16-05-2020 | 10:25 wib
Reporter : Ito Wahyu
Keracunan massal ini berawal dari pembagian makanan dari acara tasyakuran terpilihnya kepala dusun. Foto Ito Wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Puluhan warga dari satu dusun di Ngawi terpaksa harus mendapatkan perawatan medis setelah mengalami keracunan makanan.

Sebanyak 80 warga di Dusun Belikwatu, Desa Gunungsari, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi mengalami keracunan massal. Keracunan dialami warga berawal usai pembagian makanan nasi kotak dari kepala dusun setempat, yang menyelenggarakan tasyakuran setelah terpilih.

Salah satu korban keracunan Hartini mengaku, beserta 4 anggota keluarga lain saat malam sebelumnya menerima pembagian nasi kotak. Setelah itu mulai siang harinya mengalami mual, pusing, diare, dan muntah-muntah. Kejadian itu juga dialami oleh puluhan warga lain.

Hartini selanjutnya mendapat perawatan di rumah warga yang digunakan sebagai posko pelayanan kesehatan.

Sementara, Camat Kasreman, Peggy Yudho Subekti mengatakan, puluhan warga diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi nasi kotak yang dibagikan kepala dusun. Masalah ini sudah ditangani oleh pihak medis dan aparat kepolisian.

"Kasus bermula dari salah seorang warga menggelar hajatan pada hari Kamis (14/5) malam, dan mendapat pembagian nasi kotak berisi nasi, ayam goreng, tahu, tempe dan mie. Kurang lebih ada sebanyak 80 warga yang mengalami gejala sama," kata Peggy Yudho Subekti.

Ada sejumlah Puskesmas yang langsung turun menangani masalah itu. Di antaranya Puskesmas Kasreman, Puskesmas Bringin, Puskesmas Ngawi Purba dan Puskesmas Padas.

Dari 80 warga yang mengalami keracunan, sebanyak 62 warga mengalami gejala yang tidak terlalu parah. Namun, 18 warga lainnya terpaksa harus diopname karena kondisinya belum stabil. (pul)

Berita Terkait

Polisi Periksa Juru Masak dan Warga Yang Belanja Bahan Makanan

Polisi Masih Selidiki Penyebab Keracunan Massal

Korban Keracunan Massal Mendapat Perawatan di Sejumlah Puskesmas

Puluhan Warga Satu Dusun Keracunan Makanan
Berita Terpopuler
Duh, Bayi Umur 3 Hari Asal Nganjuk Positif Corona
Covid-19  7 jam

Laka Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas TKP
Peristiwa  8 jam

Ada Tenaga Medis Positif Covid 19, Puskesmas Puri Ditutup Sementara
Kesehatan  6 jam

Begini Hari Pertama Siswa Madrasah Ibtidaiyah Masuk Sekolah
Pendidikan  7 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber