Berita Terbaru :
Tingginya Kasus Covid-19, Pemkot Tak Berharap Seperti Wuhan
Dampak PSBB, Harga Daging Ayam di Pasar Tradisional Naik
Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Kampung Tangguh di Mojokerto Dilengkapi Bilik Sanitezer Hingga Lumbung Pangan
Ciptakan Gelang Corona Untuk Pasien Covid-19 yang Bandel
Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peduli, Ratusan APD Dibagikan ke Seluruh Puskesmas Ponorogo
Kabar Sedih dari Nissan untuk Eropa dan Negara Berkembang
PSBB Tahap Tiga, Koramil Berikan Bantuan Sembako
Pedagang Dari Luar Daerah Wajib Memiliki Surat Keterangan Bebas Rapid Test
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Persebaya Pengin Berhenti, Persipura Abstain, Persiraja Minta Lanjut
Kapan Pertandingan Olahraga Bisa Jalan lagi? Menpora Beri Penjelasan Begini
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Wajib Balik Kanan
Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
   

Walikota Dewanti Rumpoko Larang Sholat Jumat di Masjid
Malang Raya  Sabtu, 23-05-2020 | 02:12 wib
Reporter : Rafli Firmansyah
Walikota Batu, Dewanti Rumpoko,
Kota Batu pojokpitu.com, Umat muslim wilayah Kota Batu di imbau tidak melaksanakan sholat Jumat di masjid maupun di lapangan saat Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Menurut Walikota Batu Dewanti Rumpoko, hal itu mengutip fatwa Majelis Ulama Indonesia  yang menerbitkan larangan bagi umat Islam menyelenggarakan salat Jumat berjamaah di wilayah tertentu selama pandemi pandemi virus corona. Larangan tersebut  dituangkan dalam fatwa MUI nomor 14 tahun 2020 tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi terjadi wabah covid-19.

Dalam fatwa yang diterbitkan  MUI menyebut salat jumat bisa diganti dengan salat zuhur di rumah masing-masing.

Walikota Batu Dewanti Rumpoko juga menegaskan larangan  salat idul fitri di masjid maupun lapangan di wilayah Penerapan Pembatasan Sosial Berskala  Besar. Hal itu telah disampaikan ke seluruh masyarakat Kota Batu bersama ulama dan tokoh agama.  Karena Kota Batu tengah menerapkan pembatasan sosial berskala besar Malang Raya.

"MUI Kota Batu  juga melarang sementara pelaksanaan ibadah yang membuat konsentrasi massa, seperti salat lima waktu berjamaah, salat tarawih, salat ied atau pun kegiatan majelis taklim, larangan ini berlaku bagi umat islam di wilayah kondisi penyebaran virus corona sudah tak terkendali," kata Dewanti Rumpoko.

Sementara itu Nurbani Yusuf Ketua MUI Kota Batu mengatakan, dalam fatwa itu juga disebut  setiap orang untuk menjaga kesehatan dan menjauhi potensi terpapar penyakit. Namun fatwa tidak berlaku terhadap seluruh umat Islam Indonesia. Pelarangan hanya dilakukan di daerah-daerah yang ditetapkan pemerintah sebagai wilayah dengan penyebaran virus corona yang tak terkendali.

"Jika ada umat muslim yang masih melaksanakan salat idul fitri berjamaah di masjid maupun di lapangan, bukan hak dan kewajiban mui untuk melarang melarang. Sebab wewenang aturan tetap dari pemerintah daerah," kata Nurbani Yusuf.

Berita Terkait

Jamaah Thoriqah Syatariyah Shalat Ied Hari Ini

PSBB, Masjid Agung Jami Kota Malang Tetap Gelar Sholat Ied

Musholla An-nur Melaksanakan Sholat Ied, Dengan Menerapkan Protokol Covid-19

Anggota Banser Semprot Disinfektan Tempat Ibadah Digunakan Sholat Idul Fitri
Berita Terpopuler
Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peristiwa  5 jam

Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Peristiwa  9 jam

Sensasi Fluffy Pancake ala Jepang Bertabur Boba
Icip - Icip  10 jam

Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Wajib Balik Kanan
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber