Berita Terbaru :
Ratusan Tenaga Medis Jatim Terpapar Covid-19
Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Adik Positif Corona, Keluarga Via Vallen Dijauhi Tetangga
Ini yang Terjadi pada Tubuh ketika Mengonsumsi Terlalu Banyak Gula
Tingginya Kasus Covid-19, Pemkot Tak Berharap Seperti Wuhan
Dampak PSBB, Harga Daging Ayam di Pasar Tradisional Naik
Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Kampung Tangguh di Mojokerto Dilengkapi Bilik Sanitezer Hingga Lumbung Pangan
Ciptakan Gelang Corona Untuk Pasien Covid-19 yang Bandel
Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peduli, Ratusan APD Dibagikan ke Seluruh Puskesmas Ponorogo
Kabar Sedih dari Nissan untuk Eropa dan Negara Berkembang
PSBB Tahap Tiga, Koramil Berikan Bantuan Sembako
Pedagang Dari Luar Daerah Wajib Memiliki Surat Keterangan Bebas Rapid Test
   

Pemkab Ngawi Tiadakan Sholat Idul Fitri di Masjid Agung Baiturrahman
Mataraman  Sabtu, 23-05-2020 | 04:24 wib
Reporter : Ito Wahyu
Bupati Ngawi, Budi Sulistyono mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan sholat idul fitri 1441 hijriah ditengah pandemi covid-19. Termasuk ditiadakannya pelaksanaan sholat idul fitri di Masjid Agung Baiturrahman Ngawi. Foto Ito
Ngawi pojokpitu.com, Sebagai langkah antisipasi penyebaran covid-19 Pemerintah Kabupaten Ngawi memberlakukan sejumlah ketentuan yang tertuang dalam surat edaran bupati untuk pelaksanaan sholat idul fitri 1441 hijriah.

Bupati Ngawi Budi Sulistyono mengatakan, mendasar surat edaran kementerian agama nomor 6 tahun 2020 tentang panduan ibadah ramadhan dan idul fitri 1 syawal 1441 H ditengah pandemi wabah covid -19 dan fatwa Majelis Ulama Indonesia nomor 28 tahun 2020 serta sesuai dengan surat edaran Bupati Ngawi, maka masyarakat diimbau tidak melakukan kegiatan takbir keliling. Artinya kegiatan takbiran cukup dilakukan di masjid atau mushola dengan menggunakan pengeras suara.

Dijelaskannya mengenai pelaksanaan shalat idul fitri 1 syawal 1441 H untuk lingkungan dusun yang wilayah zona merah atau hasil rapid test positif maupun swabnya positif, maka untuk melaksanakan shalatnya di rumah masing-masing. Dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya potensi penularan.

Namun jika wilayahnya zona hijau dapat melaksanakan shalat idul fitri di masjid atau lapangan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Diantaranya cuci tangan pakai sabun, memakai masker, physical distancing, dilakukan pengukuran suhu dan tidak berjabat tangan sebelum maupun sesudah shalat.

Bupati juga meminta kepada masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan silaturahmi atau halal bihalal keliling dari rumah ke rumah dan meniadakan open house. Serta meminta silaturahmi atau halal bihalal dilakukan melalui media sosial dan video call. Hal ini sebagai bentuk untuk mencegah penularan virus covid-19 agar tidak menyebar. (pul)

Berita Terkait

Jamaah Thoriqah Syatariyah Shalat Ied Hari Ini

PSBB, Masjid Agung Jami Kota Malang Tetap Gelar Sholat Ied

Musholla An-nur Melaksanakan Sholat Ied, Dengan Menerapkan Protokol Covid-19

Anggota Banser Semprot Disinfektan Tempat Ibadah Digunakan Sholat Idul Fitri
Berita Terpopuler
Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  4 jam

Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peristiwa  7 jam

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  40 menit

Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber