Berita Terbaru :
Hasil Bungunan Kurang Layak, Dewan Guru Kecewa
Gereja di Jatim Sudah Boleh Buka, Asalkan Terapkan Protokol Kesehatan
Biar Tahu Nama Pelaku, Pemalsu Tanda Tangan Akan Segera Diungkap
Siswa SMA Ikuti Rangkaian MPLS Online Dari Kantor Desa
DPRD Jatim Sedang Lakukan Revisi Perda Ketertipan Umum
BNNK Surabaya Tegaskan Tidak Lockdown, Hanya Pelayanan Tutup Sementara
Pemerintah Akan Berikan Sanksi Bagi Pelangar Protokol Kesehatan
Sebanyak 52 Pegawai Puskesmas Plaosan Negatif Covid-19
SMK NU Sidoarjo Terapkan MPLS Secara Offline Tetap Gunakan Protokol Kesehatan
Masing Zona Kuning, MPLS SMP Dilaksanakan Secara Daring
Hasil Rapid Tes, Belasan Petugas KPU Reaktif
Dua Hakim Pengadilan Agama Lumajang Positif Covid 19
MPLS SD SMP 2020 Dilakukan Secara Daring
Semua Pegawai Pemkab Gresik Wajib Menempelkan Stiker Protokol Covid 19 di Mobilnya
Perserta Didik Baru Bergerombol Saat MPLS
   

Khofifah Pastikan RS Lapangan Khusus Isolasi Pasien ODP dan PDP
Covid-19  Sabtu, 23-05-2020 | 12:52 wib
Reporter : Juli Susanto
Rumah sakit lapangan yang berkapasitas sekitar 500 pasien, nantinya bakal dikhususkan bagi para ODP dan PDP covid-19, yang menjalani perawatan isolasi. Foto Juli Susanto
Surabaya pojokpitu.com, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama tim gugus tugas penanganan covid-19, Jumat (22/5) sore meninjau langsung kesiapan rumah sakit lapangan yang didirikan Pemprov Jatim di kawasan Jalan Indrapura Nomor 17 Surabaya.

Didampingi Ketua BPBD Jatim, Suban Wahyudiono dan Ketua Gugus Kuratif Covid-19 Jatim dr Joni Wahyuhadi, Gubernur Jatim khofifah Indar Parawansa, meninjau langsung kesiapan rumah sakit lapangan. Peninjauan meliputi kesiapan tenda lapangan yang digunakan untuk ruang isolasi, ranjang rumah sakit, ventilator, serta kesiapan APD untuk tenaga medis yang berdinas di rumah sakit tersebut.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawnsa menegaskan, bahwa Pemprov Jatim sejak awal sudah menyiapkan berbagai kemungkinan untuk penanganan covid-19. Namun harapannya fasilitas yang disediakan pemerintah tidak perlu dipergunakan. Apabila masyarakat Jawa Timur, patuh untuk mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan oeh pemerintah, untuk menghindari kerumunan, menjaga physical distancing, serta wajib memakai masker saat keluar rumah.

Ketua Gugus Kuratif Covid-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi menegaskan, bahwa rumah sakit lapangan ini hanya dikhususkan bagi pasien ODP dan PDP yang memiliki gejala ringan. Sementara pasien dengan gejala berat dan penyakit bawaan, akan ditempatkan di rumah sakit rujukan covid-19.

"Untuk kapasistas rumah sakit lapangan ini hanya sekitar 200 sampai 300 pasien, namun apabila dibutuhkan ruang belakang di tempat ini juga akan dialihfungsikan, sehingga kapasitas pasien bisa mencapai sekitar 500 pasien," kata dr. Joni Wahyuhadi.

Tidak hanya ranjang rumah sakit dan ventilator, rumah sakit lapangan ini juga dilengkapi dengan ruang ICU serta ruang khusus pemulasaran jenazah, untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan terburuk. (pul)

Berita Terkait

Gubernur Terus Berupaya Menekan Penyebaran Covid 19 di Jatim

Gubernur dan wakil Gubernur Jatim Gelar Halal Bihalal Virtual Dengan 60 Ribu ASN

Gubernur Minta Jajaran Pemprov dan Masyarakat Untuk Tidak Malu Rapid Test

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh di Zona Merah Terdampak Covid 19
Berita Terpopuler
Duh, Bayi Umur 3 Hari Asal Nganjuk Positif Corona
Covid-19  6 jam

Laka Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas TKP
Peristiwa  7 jam

Lalai Bakar Sampah, Barang Berharga di Dalam Gudang Ikut Terbakar
Peristiwa  5 jam

Ada Tenaga Medis Positif Covid 19, Puskesmas Puri Ditutup Sementara
Kesehatan  4 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber