Berita Terbaru :
Gereja di Jatim Sudah Boleh Buka, Asalkan Terapkan Protokol Kesehatan
Biar Tahu Nama Pelaku, Pemalsu Tanda Tangan Akan Segera Diungkap
Siswa SMA Ikuti Rangkaian MPLS Online Dari Kantor Desa
DPRD Jatim Sedang Lakukan Revisi Perda Ketertipan Umum
BNNK Surabaya Tegaskan Tidak Lockdown, Hanya Pelayanan Tutup Sementara
Pemerintah Akan Berikan Sanksi Bagi Pelangar Protokol Kesehatan
Sebanyak 52 Pegawai Puskesmas Plaosan Negatif Covid-19
SMK NU Sidoarjo Terapkan MPLS Secara Offline Tetap Gunakan Protokol Kesehatan
Masing Zona Kuning, MPLS SMP Dilaksanakan Secara Daring
Hasil Rapid Tes, Belasan Petugas KPU Reaktif
Dua Hakim Pengadilan Agama Lumajang Positif Covid 19
MPLS SD SMP 2020 Dilakukan Secara Daring
Semua Pegawai Pemkab Gresik Wajib Menempelkan Stiker Protokol Covid 19 di Mobilnya
Perserta Didik Baru Bergerombol Saat MPLS
Aneh, 2 Tahun Tutup Sekolah Tetap Dapat Anggaran Pengadaan Seragam
   

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Mataraman  Sabtu, 30-05-2020 | 02:20 wib
Reporter : Ega Patria
Madiun pojokpitu.com, Keberadaan usaha budidaya ayam potong di dekat monumen kresek dianggap mengganggu pelaku usaha di tempat wisata milik Kabupaten Madiun tersebut. Pasalnya banyak pengunjung yang memilih putar balik dikarenakan bau dan lalat dari kandang ayam potong tersebut.

Monumen kresek menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Madiun. Namun kini, para pengunjung terganggu dengan keberadaan usaha budidaya ayam potong yang tidak jauh dari lokasi wisata sejarah tersebut. Pasalnya, bau serta lalat dari kandang ayam bertebaran di lokasi wisata tersebut.

Ketua Pokdarwis Desa Kresek, Heri Purwadi mengatakan bau kotoran ayam dan lalat dari kandang tersebut sampai ke kios pedagang terutama di area parkir monumen kresek. Sehingga banyak pengunjung merasa tidak nyaman dengan keberadaan kandang tersebut.

Sementara itu pemilik kandang, Hariyanto mengaku pasrah dengan penyegelan kandang yang dia bangun sejak tahun 2004. Dirinya berusaha untuk melengkapi ijin yang diperlukan untuk bisa meneruskan usahanya. Dirinya juga berjanji bakal mengurangi dampak lingkungan sekitar.

Berita Terkait

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Berita Terpopuler
Duh, Bayi Umur 3 Hari Asal Nganjuk Positif Corona
Covid-19  6 jam

Laka Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas TKP
Peristiwa  7 jam

Lalai Bakar Sampah, Barang Berharga di Dalam Gudang Ikut Terbakar
Peristiwa  5 jam

Ada Tenaga Medis Positif Covid 19, Puskesmas Puri Ditutup Sementara
Kesehatan  4 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber