Berita Terbaru :
Antisipasi Gelombang Tsunami, Pemerintah Lumajang Pasang Lima Alat Pendeteksi Dini
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Zaenal Abidin Divonis 4 Tahun Penjara
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan Risma Ke Bawaslu
Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Disidangkan dan Dikenakan Denda Hanya Rp 50 Ribu
Masuk Rumah, Ular Sanca 4 Meter Berhasil Ditangkap Warga
Tiga Bayi Lahir di Bangkalan Saat Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
   

Kuliner Khas Madura Yang Hanya Dibuat di Hari Ke-7 Setelah Lebaran
Tapal Kuda Dan Madura  Minggu, 31-05-2020 | 15:24 wib
Reporter : Wildan Lipu Prasasti
Sumenep pojokpitu.com, Tradisi di hari ketujuh setelah hari raya lebaran Idul Fitri atau di sebut hari raya ketupat, warga di Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, memiliki tradisi membuat kuliner topak atau ketupat dan leppet. Tradisi ini sebagai pelengkap hari kemenangan. Kuliner tersebut merupakan simbol yang memiliki makna tersendiri bagi masyarakat Madura. Kuliner yang biasanya dimakan bersama keluarga di tempat wisata. Namun ditengah pandemi covid-19, warga hanya membagikan ke rumah keluarga dan para tetangga. Hal itu dilakukan sebaliknya hingga terjadi saling tukar menukar topak dan lepet. Ini dilakukan guna mematuhi himbauan pemerintah.

Dalam setiap daerah pasti banyak kuliner khas yang menjadi identitas daerah itu sendiri, apalagi dalam momentum lebaran, pasti tidak jauh dengan kuliner khas yang satu ini, yakni ketupat. Kuliner khas saat lebaran yang pasti sudah dikenal di masyarakat. Namun kali ini berbeda, di Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, di hari ketujuh setelah hari lebaran atau disebut hari raya ketupat, seluruh warga di setiap tahunnya, membuat kuliner makanan topak atau (ketupat) dan leppet. Kuliner yang hanya ditemui saat hari ketujuh setelah lebaran.

Topak atau (ketupat) dan leppet memiliki arti tersendiri bagi orang Madura yaitu pateppak ben pateptep.Topak yang merupakan simbol dengan arti dalam bahasa Madura pateppak atau membenah diri dan leppet sendiri memiliki yang menyimbolkan makna "pateptep" atau tetap istiqomah.

Jika digabung makna dari dua kuliner tersebut akan memiliki arti bahwasanya manusia sudah membenahi diri selama menjalankan ibadah di bulan puasa Ramadhan hingga menuju hari kemenangan dan diharapkan tetap istiqomah meski bulan puasa Ramadhan selesai.

"Dalam proses pembuatan ketupat, dibentuk anyaman tertutup yang dikemas menggunakan bahan daun siwalan yang masih muda dan diisi beras didalamnya, sedangkan leppet dikemas menggunakan daun pandan yang diisi beras ketan, biji kacang hijau serta parutan kelapa. Dalam proses memasak, dua kuliner khas tersebut dilakukan dengan cara dikukus," kata Sahawi, tokoh masyarakat.

Sementara, salah seorang warga, Herman Suryansyah, menyampaikan, topak atau ketuap dan lepet, memang merupakan kuliner Madura yang dibuat di hari ketujuh setelah lebaran. Kuliner ini biasanya dimakan di tempat wisata bersama seluruh keluarga, namun di tengah pandemi covid-19, warga hanya membagikan ke rumah keluarga dan para tetangga.

Pihaknya menambahkan, di suasana pandemi covid-19 ini, seluruh tempat wisata di Kabupaten Sumenep, ditutup. Hal ini dilakukan pemerintah guna mencegah bertambahnya korban positif covid-19. Oleh sebab itu, saling antar makanan menjadi langkah warga agar tetap bisa menikmati kuliner topak dan lepet dengan seluruh keluarga di hari ketujuh setelah lebaran di rumah saja.(end)



Berita Terkait

Kuliner Khas Madura Yang Hanya Dibuat di Hari Ke-7 Setelah Lebaran
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  3 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  10 jam

Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Peristiwa  2 jam

Lucinta Luna Dijatuhi Vonis 1,5 Tahun Penjara
Infotainment  11 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber