Berita Terbaru :
Siswa SMA Ikuti Rangkaian MPLS Online Dari Kantor Desa
DPRD Jatim Sedang Lakukan Revisi Perda Ketertipan Umum
BNNK Surabaya Tegaskan Tidak Lockdown, Hanya Pelayanan Tutup Sementara
Pemerintah Akan Berikan Sanksi Bagi Pelangar Protokol Kesehatan
Sebanyak 52 Pegawai Puskesmas Plaosan Negatif Covid-19
SMK NU Sidoarjo Terapkan MPLS Secara Offline Tetap Gunakan Protokol Kesehatan
Masing Zona Kuning, MPLS SMP Dilaksanakan Secara Daring
Hasil Rapid Tes, Belasan Petugas KPU Reaktif
Dua Hakim Pengadilan Agama Lumajang Positif Covid 19
MPLS SD SMP 2020 Dilakukan Secara Daring
Semua Pegawai Pemkab Gresik Wajib Menempelkan Stiker Protokol Covid 19 di Mobilnya
Perserta Didik Baru Bergerombol Saat MPLS
Aneh, 2 Tahun Tutup Sekolah Tetap Dapat Anggaran Pengadaan Seragam
Doni Monardo: Hanya Wilayah Zona Hijau yang Boleh Belajar Tatap Muka
Maling Bobol Minimarket, Uang Rp 42 Juta Raib
   

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Mataraman  Minggu, 31-05-2020 | 16:10 wib
Reporter : Edwin Adji
Pacitan pojokpitu.com, Nasib naas dialami oleh satu keluarga asal Kecamatan Sudimoro Pacitan. Saat tengah asyik memancing di laut, tiba-tiba gelombang besar menerjang mereka. Atas kejadian tersebut, satu orang telah ditemukan meninggal dunia, sementara satu orang hilang.

Gelombang besar yang terjadi di perairan Pacitan dalam beberapa hari terakhir menelan korban jiwa. Insiden laka laut ini menimpa satu keluarga asal Kecamatan Sudimoro Pacitan. Saat keluarga yang terdiri dari 3 orang tersebut asyik memancing di Pantai Watu Lungguh,Dusun Tawang Kulon,Desa Sidomulyo, Sudimoro Pacitan pada Sabtu sore, tiba-tiba gelombang besar menerjang mereka.

Dengan kejadian ini, dua orang di laporkan terjebur ke laut, sementara satu orang berhasil selamat dan hanya mengalami luka-luka.
"Dalam insiden ini, sang ibu atas nama Putri Dwi Astuti, berhasil dievakuasi oleh nelayan setempat dengan kondisi sudah tidak bernyawa. Sementara sang ayah atas nama Yuwono, hingga saat ini masih dinyatakan hilang," kata AKP Nursalim, Kapolsek Ngadirojo.

Hingga minggu siang, Tim SAR yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri dan masyarakat masih melakukan terhadap jasad korban. "Dua kapal nelayan dikerahkan dalam pencarian tersebut di sekitar titik lokasi kejadian. Sementara beberapa relawan juga memantau dari jalur darat," ungkap Eko Aprianto, Komandan SAR.

Cuaca buruk dan gelombang tinggi menjadi penghambat petugas dalam melakukan pencarian korban. Sesuai dengan SOP, pencarian korban akan dimaksimalkan hingga 7 hari ke depan.(end/VD:YAN)

Berita Terkait

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang

Laka Laut Kapal Penyebrangan Pulau Gili Ketapang, Muatan Ikan Tenggelam

Hendak Snorkeling, Salah Satu Rombongan Wisatawan Asal Gresik Terseret Ombak Pantai Lenggoksono

Banyak Kecelakaan di Laut, Ratusan Jaket Pelampung Dibagikan ke Nelayan Hingga ABK
Berita Terpopuler
Duh, Bayi Umur 3 Hari Asal Nganjuk Positif Corona
Covid-19  5 jam

Laka Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas TKP
Peristiwa  6 jam

Lalai Bakar Sampah, Barang Berharga di Dalam Gudang Ikut Terbakar
Peristiwa  4 jam

Begini Hari Pertama Siswa Madrasah Ibtidaiyah Masuk Sekolah
Pendidikan  5 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber