Berita Terbaru :
Langgar Protokol Kesehatan, Belasan Remaja Disanksi Push Up dan Hafalan Pancasila
Belajar Daring Akibat Corona, Omset Perajin Layang-Layang Meningkat
Jelang Idul Adha, DKPP Sidak Penjual Hewan Kurban
Peneliti Ecoton Temukan Limbah Mikroplastik Cemari Sungai Kalimas
Ratusan Santri Dan Guru Ponpes Al Amanah Sidoarjo Ikuti Rapid Test
MA Belum Tentukan Pasangannya, DPD Golkar Jatim Pending Rekom Definitif
11 Pengedar Narkoba di Kalangan Remaja Diringkus Polisi
Kemenag Melakukan Inovasi Penguatan Kurikulum
Jatim Membutuhkan Support Tenaga Medis
Komplotan Pelaku Pencurian Rumah Kosong Ditembak Mati
Hasil Bungunan Kurang Layak, Dewan Guru Kecewa
Gereja di Jatim Sudah Boleh Buka, Asalkan Terapkan Protokol Kesehatan
Biar Tahu Nama Pelaku, Pemalsu Tanda Tangan Akan Segera Diungkap
Siswa SMA Ikuti Rangkaian MPLS Online Dari Kantor Desa
DPRD Jatim Sedang Lakukan Revisi Perda Ketertipan Umum
   

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Pendidikan  Senin, 01-06-2020 | 10:55 wib
Reporter : Selvy Wang
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi,
Berita Video : Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Surabaya pojokpitu.com, Pemprov Jawa Timur menjamin putra-putri tenaga kesehatan yang menangani pasien covid-19 bisa masuk ke jenjang Sekolah Menengah Atas, atau Sekolah Menengeh Kejuruan Begeri dengan menyediakan kuota khusus.

Kuota khusus bagi putra-putri tenaga kesehatan covid 19 , pada tahun ajaran 2020 ini, yang akan masuk ke sekolah SMAN dan SMKN. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi, menjelaskan  saat ini  terdapat sekitar 3.960 tenaga medis covid 19 mulai dari dokter, perawat, hingga sopir ambulans, yang bekerja di sebanyak 99 rumah sakit rujukan covid-19, yang tersebar di Jawa Timur.

Dengan asumsi 80 persennya atau sekitar  3.168 anak yang akan masuk SMAN/SMKN. Sedangkan kuota yang disediakan yakni 3.817 siswa atau 1 persen dari total kuota siswa di SMAB/SMKN di Jatim yang mencapai 381.752 siswa.  "Tujuannya agar tenaga kesehatan dapat menangani pasien, sementara anak-anak mereka akan dijamin dan dipermudah urusanya saat masuk sekolah," kata Wahid Wahyudi. 

Kuota tersebut diberikan, sebagai bentuk penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, terhadap para tenaga kesehatan, yang telah mencurahkan tenaganya, dalam menangani pasien covid-19. Dengan begitu, diharapkan para tenaga kesehatan bisa terus fokus menangani pasien covid-19, yang hingga kini masih terus bertambah. (pul/VD:YAN)

Berita Terkait

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Berita Terpopuler
Duh, Bayi Umur 3 Hari Asal Nganjuk Positif Corona
Covid-19  7 jam

Laka Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas TKP
Peristiwa  8 jam

Ada Tenaga Medis Positif Covid 19, Puskesmas Puri Ditutup Sementara
Kesehatan  6 jam

Begini Hari Pertama Siswa Madrasah Ibtidaiyah Masuk Sekolah
Pendidikan  7 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber